Senin, 30 Maret 2026

Pemkab Gresik dan Cargill Perkuat Kolaborasi Penurunan Stunting di Manyar

JT24 - Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik bersama PT Cargill Indonesia menutup Program Promosi dan Pencegahan Stunting Fase 2 yang dilaksanakan di enam desa di Kecamatan Manyar. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi percepatan penurunan stunting di tingkat desa.


Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dan tidak dapat dilakukan secara parsial.


“Penurunan stunting ini tidak bisa dikerjakan sendiri. Tidak bisa hanya pemerintah daerah, tidak cukup Dinas Kesehatan, tidak cukup KBPPPA, dan tidak bisa hanya perusahaan. Ini harus kolaboratif,” tegasnya.

Program CSR PT Cargill Indonesia di Kecamatan Manyar menunjukkan capaian yang terukur. Sebanyak 42 laskar cegah stunting telah dilatih dalam komunikasi perubahan perilaku untuk mendukung edukasi di masyarakat.


Intervensi juga menyasar kelompok strategis. Sebanyak 452 ibu menyusui mendapatkan edukasi dan dukungan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), serta 440 orang tua balita PAUD memperoleh pengetahuan kesehatan melalui parenting cegah stunting. Selain itu, 300 remaja putri telah mendapatkan edukasi melalui program Youth Speak Up Cegah Stunting.


Dari sisi pelaksanaan kegiatan, tercatat 300 paket PMT edukasi telah didistribusikan dan 10 kali pertemuan sosialisasi telah dilaksanakan. Program ini juga menghasilkan resolusi tindakan yang diterapkan di tingkat keluarga, sekolah, dan desa. Penguatan komunikasi dilakukan melalui produksi dan pemasangan 500 lembar stiker edukasi terkait penyebab stunting yang menjangkau sedikitnya 100 keluarga sasaran. Media ini dimanfaatkan untuk mendukung kader dalam menyampaikan pesan pencegahan stunting secara lebih efektif. Wabup Alif menekankan bahwa keberhasilan program harus diukur dari dampak nyata terhadap penurunan angka stunting.


“Target utama kita adalah penurunan stunting. Program boleh banyak, relawan boleh banyak, tapi kalau tidak berdampak, itu yang harus kita evaluasi,” ujarnya.


Ia juga menyoroti tantangan di Kecamatan Manyar sebagai kawasan industri dengan mobilitas penduduk yang tinggi, serta masih ditemukannya pernikahan usia muda yang berdampak pada pola asuh dan pemenuhan gizi anak. Menurutnya, edukasi menjadi kunci dalam pencegahan stunting, terutama dalam membangun kesadaran orang tua terkait pentingnya pemenuhan gizi anak.


“Memberikan asupan gizi kepada anak itu tidak mudah. Butuh kesabaran, waktu, dan pemahaman. Di sinilah peran edukasi menjadi sangat penting,” imbuhnya.


Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya fokus intervensi agar hasil yang dicapai lebih optimal.


“Kita tidak harus langsung menjangkau semua desa. Cukup fokus di enam desa ini, tapi hasilnya harus signifikan. Kalau ini berhasil, akan sangat membantu pemerintah daerah,” tambahnya.


Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong penguatan intervensi berbasis desa melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk melalui forum rembuk stunting desa, keterlibatan kader, serta dukungan dunia usaha.


Wabup Alif juga mengapresiasi peran laskar cegah stunting yang dinilai menjadi ujung tombak dalam pendampingan masyarakat di tingkat desa.


“Laskar ini harus kita kuatkan bersama. Harus terhubung dengan program pemerintah, dengan tenaga kesehatan, agar bergerak dalam satu tujuan yang sama,” tuturnya.


Ke depan, enam desa dampingan di Kecamatan Manyar diharapkan dapat menjadi model dengan capaian penurunan stunting yang signifikan dan berkelanjutan.


Pewarta : Abah Ridw

Jumat, 27 Maret 2026

Wujudkan Indonesia ASRI, Ning Ita dan Cak Sandi Pimpin Kerja Bakti di Tanggul Sungai Kelurahan Mentikan

JT24 - Kota Mojokerto – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, bersama Wakil Wali Kota Rachman Sidharta Arisandi memimpin aksi kerja bakti (korve) di Kelurahan Mentikan, Jumat (27/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi program "Indonesia ASRI" dan "RT Berseri" guna menjaga kebersihan lingkungan sekaligus melakukan mitigasi bencana di kawasan aliran sungai.


Dalam peninjauan langsung di lapangan, Ning Ita sapaan akrab wali kota mengidentifikasi sedikitnya lima titik kritis di sepanjang tanggul Sungai Brangkal yang mengalami abrasi dengan kategori sedang hingga parah. Kondisi ini dinilai mengancam keselamatan ribuan warga yang tinggal di kawasan padat penduduk sepanjang sempadan sungai.

"Terdapat lima titik yang kondisinya sangat mengkhawatirkan karena abrasi. Mengingat cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan di hulu, risiko tanggul rembes atau jebol sangat besar. Dampaknya akan luar biasa bagi pemukiman penduduk di balik tanggul," kata Ning Ita. 


Terkait revitalisasi tanggul sungai tersebut, Ning Ita menjelaskan bahwa tujuh sungai besar yang melintasi Kota Mojokerto merupakan aset di bawah naungan kementerian. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) tidak memiliki otoritas untuk melakukan revitalisasi secara mandiri.


Sebagai langkah strategis, Pemkot Mojokerto akan segera bersurat kembali kepada pihak Jasa Tirta selaku pengguna aset untuk mendesak percepatan revitalisasi. "Surat tersebut juga akan kami tembuskan kepada Kementerian SDA dan Mensesneg agar mendapatkan atensi khusus dari Pemerintah Pusat sebelum terjadi kerusakan yang lebih fatal," tambahnya.


Dengan dilakukannya kerja bakti di setiaphari jumat ini, diharapkan menjadi pemantik kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di Kota Mojokerto.


Pewarta : Abah Ridw

Rabu, 25 Maret 2026

Hemat BBM, Ning Ita Instruksikan Seluruh ASN Kota Mojokerto “Gowes” Setiap Hari Jumat

JT24 - Kota Mojokerto - Di tengah upaya pemerintah pusat mendorong efisiensi energi melalui kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan inovasi lokal untuk mendukung penghematan bahan bakar minyak (BBM).


Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menginstruksikan seluruh ASN kembali membudayakan gowes sekaligus kerja bakti setiap hari Jumat, sebagai bagian dari penguatan program Indonesia Asri yang digagas Presiden Prabowo.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota di hari pertama masuk kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Rabu (25/3/2026).


“Kalau saya nawaitunya, outcome WFH ASN ini kan untuk penghematan BBM sampai dengan 20 persen, nah saya justru punya inovasi setiap hari Jumat seluruh ASN Pemko Mojokerto tidak usah pakai kendaraan bermotor, tapi gowes semuanya,” tutur Ning Ita, sapaan akrab wali kota.


Menurutnya, semangat efisiensi yang menjadi tujuan kebijakan WFH tidak hanya berhenti pada pengurangan hari kerja di kantor, tetapi juga bisa dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor secara langsung melalui gerakan gowes bersama.


Ia menegaskan, gerakan tersebut juga mendukung program “Indonesia Asri” yang mendorong seluruh instansi pemerintah hingga masyarakat terlibat aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. 


“Saat saya menjabat di periode pertama dulu, setiap hari Jumat kita turun ke masyarakat dengan gowes, dan ini akan kita aktifkan kembali, sekaligus diintegrasikan dengan kerja bakti bersama masyarakat,” ungkapnya.


Dalam pelaksanaannya, ASN diperbolehkan mengenakan pakaian yang lebih fleksibel agar mendukung aktivitas fisik di lapangan. 


Gerakan gowes dan kerja bakti ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Mojokerto,  serta mendorong penghematan energi dan pengurangan emisi secara berkelanjutan.


Pewarta : Abah Ridw

Senin, 16 Maret 2026

Organisasi Masyarakat Garuda Gelar Pembagian Takjil di Madura, Dihadiri Tokoh Penting

JT24 - Bangkalan, Madura – 15 Maret 2026. Organisasi Masyarakat Garuda (OMG) menggelar acara pembagian takjil gratis di wilayah Madura pada hari ini, Senin (15/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.


 Acara digelar di beberapa titik strategis, seperti Masjid Agung Bangkalan dan Pasar Tradisional Sumenep, dengan ribuan porsi takjil yang disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat yang sedang menunaikan ibadah puasa. 


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) OMG yang diwakili oleh Bapak Agus, serta dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) OMG melalui Abah Ruham dan Bapak Hariri. "Kami ingin menunjukkan komitmen OMG dalam mendukung kegiatan sosial di tengah masyarakat Madura. 


Pembagian takjil ini bukan hanya soal makanan, tapi juga simbol kepedulian kita terhadap sesama," ujar Bapak Agus saat membuka acara. Abah Ruham menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program rutin OMG untuk memperkuat solidaritas umat di wilayah timur Jawa. 

 


Ratusan warga Madura menyambut antusias kegiatan ini, dengan antrean panjang di lokasi pembagian. Takjil yang dibagikan meliputi kurma, kolak, dan minuman segar, semuanya disiapkan secara higienis oleh relawan OMG. Acara berlangsung lancar hingga sore hari, diiringi doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan di bulan Ramadhan. 


OMG berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan di masa mendatang untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang bagi OMG untuk melakukan dialog dengan tokoh-tokoh lokal Madura, termasuk ulama dan pemimpin adat, guna membahas isu-isu sosial dan budaya yang relevan dengan masyarakat setempat. 


Hal ini menunjukkan bahwa OMG tidak hanya fokus pada kegiatan sosial, tetapi juga aktif dalam upaya menjaga harmoni dan persatuan di tengah keragaman Madura.


Pewarta : Ning Indri

Jumat, 13 Maret 2026

Bayar ZIS Serentak, Bupati Yani ajak ASN Gresik Perkuat Budaya Berbagi dibulan Ramadhan


JT24 - Gresik - Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terus diperkuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. Melalui kegiatan Pembayaran ZIS Serentak bersama Bupati, Wakil Bupati, dan Kepala OPD se-Kabupaten Gresik, Jumat (13/3), jajaran ASN diajak menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ikhtiar menjemput keberkahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan hanya kewajiban, tetapi juga ibadah yang memiliki dampak besar bagi kehidupan. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperkuat kebiasaan berbagi, terlebih zakat merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat.

Bupati Yani juga mengingatkan pentingnya memaknai sedekah sebagai amalan yang bernilai besar di hadapan Allah SWT. Ia mengutip kandungan Surah Al-Munafiqun Ayat 10, yang menggambarkan penyesalan manusia saat ajal tiba dan berharap diberi kesempatan kembali untuk bersedekah.

“Jangan takut miskin ketika membayar zakat atau sedekah. Yang dihitung itu bukan seberapa banyak yang kita simpan, tetapi seberapa besar yang kita berikan. Sedekah ini luar biasa manfaatnya,” tegas Bupati Yani.


Ia menambahkan, semangat berbagi tidak boleh berhenti pada kewajiban administratif semata, tetapi harus tumbuh menjadi kesadaran bersama. Menurutnya, zakat dan sedekah merupakan jalan untuk membersihkan harta sekaligus memperkuat solidaritas sosial, terutama di tengah bulan Ramadan yang penuh keberkahan.


Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik Muhammad Mujib menjelaskan bahwa kegiatan pembayaran ZIS serentak ini merupakan bagian dari gerakan BAZNAS yang dilaksanakan secara nasional, mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.


Menurut Mujib, zakat yang selama ini rutin dibayarkan ASN setiap bulan merupakan zakat profesi yang bersumber dari penghasilan, baik gaji pokok maupun pendapatan lainnya. Sedangkan pada momentum Ramadan, pembayaran ZIS juga dapat berasal dari sumber harta lain, seperti hasil usaha, tabungan, maupun kekayaan lain yang telah memenuhi ketentuan nisab dan haul.


“Bagi Bapak/Ibu yang memiliki usaha, tabungan, atau harta lainnya, semua itu dapat dihitung zakatnya apabila telah memenuhi syarat. BAZNAS Gresik siap membantu menghitungkan,” ujar Muhammad Mujib.


Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap gerakan zakat di lingkungan ASN. Dukungan tersebut dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif, sekaligus memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.


Pewarta : RD

LSM GMBI Distrik Gresik Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bulan Suci Ramadhan

JT24 - Gresik – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 H, LSM GMBI Distrik Gresik menggelar kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Sekretariat LSM GMBI Distrik Gresik dengan penuh khidmat dan kebersamaan.


Acara santunan ini dipimpin langsung oleh Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Moh. Hudin, S.Pd., serta dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota LSM GMBI, dan masyarakat sekitar yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.


Dalam sambutannya, Moh. Hudin, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian sosial LSM GMBI kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang membutuhkan perhatian serta bantuan, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah.


“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” ujarnya.


Selain penyerahan santunan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama serta silaturahmi antara pengurus LSM GMBI Distrik Gresik dengan masyarakat. Suasana kebersamaan dan rasa syukur sangat terasa sepanjang acara berlangsung.


LSM GMBI Distrik Gresik berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta mempererat hubungan antara organisasi dengan masyarakat di Kabupaten Gresik.


Kegiatan santunan ini menjadi salah satu bentuk nyata semangat berbagi di Bulan Suci Ramadhan, sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Pewarta : Sunarti


LAZUARDI MULIADJI, Sindikat Kejahatan Kolaborasi dengan Notaris Agus Wiyono Bobol Emas 10 Kg, Kini Ditetapkan Sebagai TERSANGKA Satreskrim Polres Lamongan

JT24 - SURABAYA - Siapa yang tidak mengenal LAZUARDI MULIADJI dan Notaris AGUS WIYONO, S.H. Keduanya merupakan “duo” pembobol kotak deposit box di Bank BCA Cabang Veteran Surabaya.


Kini duo sindikat mafia pembobol harta warisan yang menjadi hak dari saudara-saudara pelapor sudah dipastikan statusnya menjadi TERSANGKA atas penggunaan surat kuasa palsu.Panduan Kota & Daerah


“Kami ini tidak pernah tanda tangan apa pun atau memberikan kuasa kepada terlapor,” ujar Insan Muliadji yang merasa menjadi korban kebejatan oknum notaris hitam


Siapa yang tidak mengenal Agus Wiyono, S.H., notaris yang berkantor di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kini ia ditetapkan sebagai TERSANGKA pemalsuan akta otentik. Penyidik Polres Kabupaten Lamongan harus segera melakukan penahanan, agar kedua pelaku tidak mengulangi perbuatannya,” ujar pengamat hukum Dr. Didi Sungkono, S.H., M.H.


Perlu masyarakat ketahui, oknum pejabat notaris bernama Agus Wiyono, S.H., yang berkantor di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, boleh jadi sekarang tidak bisa makan enak dan tidur nyenyak. Bagaimana tidak, karena kelakuannya yang memperjualbelikan kewenangan sebagai pejabat pembuat akta malah disalahgunakan.


Tidak main-main kejahatannya. Dirinya bersekongkol dengan terlapor bernama Lazuardi Muliadji, laki-laki asal Kota Surabaya yang juga sudah ditetapkan sebagai TERSANGKA oleh penyidik Satreskrim Polres Lamongan, Polda Jawa Timur


Berdasarkan STL (Surat Tanda Lapor) Nomor STTLP/B/352/IX/2024/SPKT/Polres Lamongan Polda Jawa Timur, pelapor bernama Insan Muliadji melaporkan nama yang tersebut di atas atas dugaan tindak pidana membuat surat palsu atau memalsukan surat yang terjadi di kantor Notaris Agus Wiyono, S.H.


Alur cerita menurut pelapor, waktu itu Agus Wiyono berkantor di Perumahan Istana Land 124, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur


Dalam laporan tersebut, pelapor menguraikan bahwa pada Selasa, 15 Juli 2024 pukul 10.00 WIB, dirinya bersama kakaknya Aling Muliadji (terlapor adalah adik kandung dari pelapor) membesuk ibu mereka bernama Indhawati di Rumah Sakit Siloam Surabaya


Saat itu ibu mereka bercerita bahwa di Bank BCA Cabang Veteran Surabaya terdapat dua safe deposit box yang berisikan 10 kg emas, sertifikat hak pakai Apartemen Educity, sertifikat tanah Suva Diva Pakuwon City, sertifikat vila Taman Dayu Pandaan, 3 stan Pasar Kapasan Surabaya, dan uang sebesar 100 ribu USD.


Lebih jauh pelapor menuturkan kepada awak media, pada Minggu, 21 Juli 2024, ibunya meninggal dunia. Sekitar 30 Juli 2024, kakaknya Aling Muliadji melakukan pemblokiran PT maupun urusan perbankan atas nama Indhawati.


Pada Senin, 23 September 2024 sekitar pukul 14.00 WIB, pelapor ditelepon pihak Bank Mayapada Mulyosari Surabaya yang menanyakan apakah benar telah memberikan surat kuasa kepada Lazuardi Muliadji untuk mencairkan deposito sebesar Rp1,5 miliar.


"Saat itu langsung saya katakan tidak pernah memberikan surat kuasa apa pun. Akhirnya pencairan tersebut dibatalkan oleh pihak Bank Mayapada,” ujar Insan Muliadji saat menerangkan kepada awak media.


Sekitar pukul 19.00 WIB, pihak Bank BCA Cabang Veteran Surabaya menelepon dan mengatakan bahwa dua safe deposit box sudah dibuka oleh terlapor berdasarkan surat kuasa dan surat keterangan waris yang dibuat di kantor Notaris Agus Wiyono, S.H., dengan tanggal pembuatan 13 September 2024


Pada 24 September 2024, kakaknya Aling Muliadji mendatangi Bank BCA Cabang Veteran Surabaya sekitar pukul 09.00 WIB dan diberikan fotokopi surat kuasa serta surat keterangan waris yang dibuat oleh Notaris Agus Wiyono, S.H.


Saat ini terlapor dan Notaris Agus Wiyono, S.H. sudah ditetapkan sebagai TERSANGKA oleh penyidik Satreskrim Polres Kabupaten Lamongan.Pengamat hukum asal Surabaya Dr. Didi Sungkono, S.H., M.H., saat diminta tanggapan mengatakan “Langkah yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Kabupaten Lamongan sudah sangat tepat. Namun ada kejanggalan dalam perkara ini. Masyarakat melaporkan sudah 1 tahun 6 bulan, seharusnya segera dilakukan penahanan terhadap keduanya karena mereka berpotensi melakukan kejahatan yang sama. Ini bukan delik aduan, tetapi delik umum, yaitu pemalsuan surat dan menempatkan keterangan palsu. Harus segera ditangkap dan ditahan serta dibuktikan di persidangan benar atau salahnya,” ujar dosen ilmu hukum tersebut.


Lebih lanjut Didi menuturkan “Negara ini tataran tertinggi adalah hukum. Panglima tertinggi NKRI adalah hukum. Asas kepastian hukum jangan sampai seakan diperjualbelikan. Patut diduga ada apa dengan Kasipidum Kejaksaan Negeri Lamongan jika tidak segera P21 kan BAP tersebut. Masyarakat melapor ke polisi untuk mendapatkan keadilan yang beradab, karena percaya kepada kepolisian, bukan malah dipermainkan oleh oknum-oknum penegak hukum. Oknum petinggi Kejaksaan Negeri Lamongan harus segera bersikap profesional dan proporsional.”


Saat awak media mengonfirmasi kepada Agus Wiyono, dirinya mengatakan, “Saya korbannya Lazuardi Muliadji. Saat ini sudah tersangka. Saya hanya dibayar Rp6 juta. Memang benar saya salah dan tidak hati-hati. Saat itu sempat saya tanya, ‘Kemana saudara-saudaramu? Mana surat kuasa dari saudaramu?’ Dijawabnya, ‘Gampang itu, bisa menyusul.’ Akhirnya saya bersama Lazuardi ke BCA membawa akta waris asli dan surat kuasa asli yang telah saya buat hingga digunakan untuk mengambil barang yang ada di deposit box. Untuk isinya saya tidak tahu,” ujar Agus kepada wartawan.


Saat ditanya wartawan mengapa dirinya tidak melapor, ia menjawab “Saya bingung, butuh uang untuk menutup utang. Kalah berlaga sebagai caleg,” ujar Agus.


Pewarta : RD

Kamis, 12 Maret 2026

Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ning Ita Ajak Tetap Semangat Raih Cita-Cita

JT24  - Kota Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berbuka puasa bersama ratusan anak yatim di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Kamis (12/3). Dalam kegiatan tersebut, wali kota yang akrab disapa Ning Ita  juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim.

Dalam suasana penuh kehangatan, Ning Ita menyapa langsung anak-anak yang hadir dan menanyakan kesiapan mereka menyambut Lebaran.


“Sore hari ini saya sangat bahagia bisa berbuka puasa bersama anak-anak semuanya. Sudah punya baju Lebaran atau belum?” tuturnya.

Ia berharap santunan yang diberikan dapat membantu anak-anak dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.


“Meskipun Lebaran tidak harus selalu memakai baju baru, yang paling penting adalah kita bisa saling memaafkan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Ning Ita juga memberikan motivasi agar anak-anak tetap memiliki semangat meraih cita-cita serta tidak mudah menyerah dalam menempuh pendidikan.


“Kalian yang punya cita-cita jangan pernah putus asa untuk belajar. Rajinlah berdoa, dan yakinlah Allah akan memberikan jalan untuk menjadi orang yang sukses,” pesannya.


Kegiatan buka puasa bersama ini juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustad Asyhad Abdillah Rosyid.


Momentum kebersamaan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di bulan Ramadan dengan berbagi kebahagiaan kepada sesama, terutama anak-anak yatim.


Pewarta : RD

Selasa, 10 Maret 2026

Pendamping PKH Gresik Resmi Jadi ASN, Bupati Yani Tekankan Tanggung Jawab Pelayanan



JT24 - Gresik - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Gresik. Kegiatan berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, pada Selasa (10/03/26).


Acara ini dihadiri sebanyak 148 pendamping PKH Kabupaten Gresik, yang kini resmi menyandang status baru sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Mereka diangkat dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di bawah Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial. 

Dalam sambutannya, Bupati Yani terlebih dahulu menyampaikan selamat kepada para pendamping PKH yang diangkat menjadi ASN. Menurutnya, perubahan status tersebut harus diiringi dengan peningkatan kinerja serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat.


“Dengan adanya status yang sudah melekat menjadi PPPK tersebut, otomatis beban kerja turut bertambah. Memang harus seperti itu,” ujar Bupati Yani. 


Ia juga menyinggung rencana pengembangan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Gresik. Setelah sebelumnya berdiri Sekolah Rakyat jenjang SMA di Kecamatan Sidayu, pemerintah berencana memperluas program tersebut dengan membuka jenjang SD dan SMP.


Menurutnya, peran pendamping PKH sangat dibutuhkan untuk mendukung keberhasilan program tersebut, khususnya dalam mengidentifikasi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu.


“Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, tidak ada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Karena itu saya berharap para pendamping PKH dapat membantu mengidentifikasi calon siswa dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM), khususnya dari desil 1 berdasarkan penilaian di lapangan,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Ummi Khoiroh yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, menjelaskan bahwa para pendamping PKH tersebut kini memiliki beban tugas yang lebih kompleks. Hal ini seiring dengan perubahan status kepegawaian mereka.


“Jika sebelumnya mereka hanya fokus pada pendampingan 56.000 lebih KPM, kini mereka diwajibkan melakukan fungsi pengawasan data yang lebih mendalam,” ujar Kadinsos. 


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa para pendamping PKH juga menjadi ujung tombak dalam memaksimalkan berbagai program prioritas Kementerian Sosial di lapangan. Program tersebut mulai dari Sekolah Rakyat hingga berbagai bantuan sosial lainnya yang menyasar kelompok masyarakat rentan.


“Kami berharap, dengan arahan Bapak Bupati, penambahan fungsi ini tetap dapat terlaksana dengan baik meskipun tantangan di lapangan sangat dinamis," tambahnya.


Pewarta  : RD

Mulai dari Rumah, Pemilahan Sampah Didorong Jadi Kebiasaan Warga Kota Mojokerto

JT24 - ‎Kota Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sebagai langkah awal mengatasi persoalan sampah di lingkungan permukiman. Hal tersebut disampaikan saat sosialisasi program Budaya RT Berseri di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Selasa (10/3/2026).

‎Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menjelaskan bahwa pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Budaya RT Berseri. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah perlu dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga.

‎“Budaya RT Berseri ini bertujuan mengubah kebiasaan masyarakat menjadi budaya, seperti gotong royong, kerja bakti, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengelola sampah dengan baik,” tutur Ning Ita.

‎Ia menjelaskan bahwa persoalan pengelolaan sampah saat ini menjadi perhatian serius pemerintah karena Indonesia tengah menghadapi kondisi darurat sampah. Oleh karena itu, pengelolaan sampah harus dimulai dari tingkat rumah tangga dan ini menjadi salah satu indikator dalam penilaian Budaya RT Berseri. 

‎“Sampah yang kita lihat di sungai atau saluran air sebenarnya berasal dari sampah rumah tangga yang tidak dikelola dengan baik,” jelasnya.

‎Ning Ita juga menegaskan bahwa pemilahan sampah sejak dari rumah sangat penting untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Upaya tersebut diharapkan dapat dilakukan oleh masyarakat di seluruh kelurahan se-Kota Mojokerto.

‎“Di Kelurahan Pulorejo ada delapan bank sampah, tetapi yang aktif baru empat. Karena itu saya berharap semuanya dapat diaktifkan kembali dengan dukungan RT, RW, serta partisipasi masyarakat melalui kegiatan pemilahan sampah,” tegasnya.

‎Dalam kesempatan yang sama, Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto Lilis Sugiyarni secara khusus menjelaskan proses pemilahan sampah, terutama antara sampah organik dan anorganik. Ia menyampaikan bahwa sampah anorganik seperti botol plastik, kertas, dan kardus yang masih memiliki nilai jual dapat dikumpulkan dan dibawa ke bank sampah. Sementara itu, sampah organik seperti kulit buah, sayuran, ampas kopi atau teh, serta sisa makanan dapat dimanfaatkan kembali dengan cara diolah menjadi pupuk kompos atau dimasukkan ke dalam lubang biopori.

‎“Pemilahan sampah sebenarnya sangat mudah dilakukan di rumah. Sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis bisa disetorkan ke bank sampah, sedangkan sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos atau dimasukkan ke lubang biopori sehingga tidak langsung dibuang ke tempat sampah,” jelas Lilis.

‎Program Budaya RT Berseri juga sejalan dengan program yang diusung Presiden Prabowo Subianto melalui gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Melalui pelaksanaan Budaya RT Berseri di seluruh kelurahan di Kota Mojokerto, Ning Ita berharap masyarakat semakin terbiasa menjaga kebersihan lingkungan sehingga tercipta kawasan permukiman yang bersih, sehat, dan asri.


Pewarta : RD

Senin, 09 Maret 2026

Penyerahan Enam Tersangka Dan Barang Bukti Terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi Ditahan Selama Duapuluh Hari Kedepan

Jatanras24 - Palembang Sumsel,Siaran Pers

Nomor : PR-13/L.6.2/Kph.2/03/2026

Senin tanggal 09 Maret 2026 telah dilaksanakan Tahap II (Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti) terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemberian Fasilitas Pinjaman/Kredit dari salah satu bank plat merah kepada PT. BSS dan PT. SAL.

Adapun Tahap 2 (Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti) tersebut dilakukan terhadap  6 (enam) orang tersangka yakni: WS selaku Direktur di PT. BSS periode Tahun 2016 s.d. sekarang dan Direktur PT. SAL periode Tahun 2011 s.d. Sekarang ini MS selaku Komisaris PT. BSS periode Tahun 2016 s.d. 2022.


DO selaku Junior Analis Kredit Grup Analis Resiko Kredit Divisi Kantor Pusat salah satu bank plat merah Tahun 2013. ED selaku Account Officer (AO) / Relationship Manager (RM) di Agribisnis Kantor Pusat salah satu bank plat merah Tahun 2010 s.d. 2012.


ML selaku Junior Analis Kredit Grup Analis Resiko Kredit Divisi Kantor Pusat salah satu bank plat merah Tahun 2013. RA selaku Relationship Manager (RM) Divisi Agribisnis Kantor Pusat salah satu bank plat merah Tahun 2011 s.d. 2019.


Dalam proses pelaksanaan penyerahan Tersangka kepada Jaksa Penuntut Umum dilakukan pemeriksaan terhadap masing-masing Tersangka dengan didamping oleh kuasa hukumnya masing-masing serta pemeriksaan terhadap barang bukti.


Masing-masing tersangka disangka melanggar Kesatu Primair Pasal 2 Ayat (1) Jo.Pasal 18 Undang- undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor : 20 Tahun  2001 Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor: 31 Tahun 1999 Tentang  Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat(1) ke-1 KUHPidana Jo Pasal  64 KUHPidana, Subsidair : Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang- undang Nomor : 31 Tahun  1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan  ditambah dengan Undang-undang Nomor : 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas  Undang-undang Nomor: 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana  Korupsi Jo Pasal 55 Ayat(1) ke-1 KUHPidana Jo Pasal 64 KUHPidana


Keenam tersangka ditahan selama 20 (dua puluh) hari ke depan terhitung sejak tanggal 09 Maret 2026 sampai dengan tanggal 28 Maret 2026 di Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang.


Selanjutnya setelah dilaksanakan Tahap II (Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti), penanganan perkara beralih ke Penuntut Umum (Kejaksaan Negeri Palembang)


Setelah dilaksanakannya Penyerahan tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) selanjutnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Palembang akan mempersiapkan surat dakwaan dan kelengkapan berkas untuk pelimpahan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus.Palembang,

Demikian atas penjelasan yang di Sampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum,Kejati Sumsel,Vanny Yulia Eka Sari,S.H.,M.H.Senin 09 Maret 2026,


@sumberkasipenkumkejatisumsel,


Pewarta : Sirlani Lubay, Sumsel

Bupati Gresik Salurkan Bingkisan Lebaran Kepada Penjaga Keamanan dan Petugas Kebersihan Seluruh UPT SMP Negeri


JT24 - Gresik - Sebanyak 200 tenaga kependidikan non pengajar yang berprofesi sebagai penjaga keamanan, petugas kebersihan hingga perawat kebun tampak sumringah. Hal ini terjadi setelah Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Gresik bekerja sama dengan Baznas menyalurkan bingkisan paket sembako dan uang tunai kepada tenaga kependidikan non pengajar. 


Penyerahan bingkisan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan SMP Syifaul Qulub, Ketua MKKS SMP Negeri Beri Avita Prasetya serta Ketua Baznas Muhammad Mujib. Kegiatan digelar di Masjid Al Inabah Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Senin (9/3/2026). 


Bupati mengungkapkan, pemberian bingkisan hari raya ini merupakan wujud perhatian, kepedulian sekaligus ungkapan terimakasih Pemerintah Kabupaten Gresik kepada para petugas kebersihan dan keamanan sekolah. 


"Bingkisan ini tidak semata-mata dilihat dari bentuk atau nilainya yang tentu tidak sebanding dengan jasa semuanya. Namun lihatlah sebagai tali asih dan apresiasi dari Pemerintah Daerah," ungkapnya.


Untuk menuju pencapaian Adiwiyata, bupati mengajak seluruh lingkungan sekolah untuk menjadikan kebersihan dan pengelolaan lingkungan sebagai prioritas utama. Menurut Bupati Yani langkah ini dilakukan untuk membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini dan menciptakan budaya sekolah yang bersih dan hijau. 


"Karena itu, penguatan kesadaran lingkungan harus ditekankan di sekolah. Harus ada langkah strategis untuk menuju sekolah Adiwiyata, kunci dari target ini adalah penguatan kebiasaan memilah sampah hingga menjadi identitas setiap sekolah," ujarnya.


Bupati Yani juga menitipkan pesan kepada para guru, agar terus menanamkan nilai-nilai kebersihan kepada para siswa. Anak-anak harus dibangun kesadarannya untuk meletakkan sampahnya di tempat yang benar. Tanggung jawab untuk menjaga lingkungan ini harus benar-benar ditanamkan sejak dini. 


"Program Adiwiyata diterapkan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Saya ucapkan Terima kasih kepada penjaga kemanan, petugas kebersihan mudah mudahan bingkisan ini bermanfaat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah," pungkasnya.


Di tempat sama, mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bidang Pengelolaan SMP Negeri Syifaul Qulub menambahkan, pemberian santunan ini merupakan bentuk kepedulian MKKS SMP Negeri Gresik dan BAZNAS Gresik terhadap para tenaga kependidikan non-pengajar yang telah berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekolah yang aman dan bersih.


"Kegiatan ini merupakan wujud apresiasi atas dedikasi pemerintah daerah kepada penjaga keamanan, petugas kebersihan maupun tukang kebun dalam menjaga lingkungan sekolah. ini sebelumnya sudah pernah dilakukan dengan dibagikan langsung kepada penerima. Kali ini kami ingin mengumpulkan sekaligus menjalin silaturahmi, antara pemerintah dan sekolah, "terangnya. 


Pewarta : Abah Ridw

Sabtu, 07 Maret 2026

Buka Bersama IKA Unair Mojokerto, Ning Ita Apresiasi Silaturahmi Alumni dan Berbagi dengan Anak Yatim serta Disabilitas

JT24 - Kota Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Cabang Mojokerto, Jumat (6/3). Kegiatan yang berlangsung di Hall Permata Inn, Jalan Raya Meri tersebut juga diisi dengan santunan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.


Dalam sambutannya, wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu menyampaikan rasa syukur karena di bulan suci Ramadan para alumni dapat berkumpul dalam suasana kebersamaan sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah memasuki 10 hari kedua Ramadan. Semoga pada fase ini Allah SWT memberikan maghfirah atau ampunan kepada kita semua,” tuturnya 


Ning Ita menilai, keberadaan IKA Unair menjadi wadah penting bagi para alumni untuk mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat. Menurutnya, para alumni Universitas Airlangga memiliki beragam latar belakang profesi yang menunjukkan kekuatan besar dari jejaring alumni tersebut.


“IKA Unair ini adalah wadah bagi para alumni yang di dalamnya tentu orang-orang hebat dengan berbagai keahlian. Potensi ini sangat luar biasa untuk memberikan kontribusi bagi daerah,” ungkapnya.


Ia juga mengapresiasi kepedulian sosial yang ditunjukkan melalui kegiatan buka bersama yang dirangkaikan dengan santunan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas. Menurutnya, kegiatan seperti ini mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian yang menjadi nilai penting di bulan Ramadan.


Selain itu, Ning Ita juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan, toleransi, serta semangat gotong royong di Kota Mojokerto.


“Kita berharap Kota Mojokerto terus menjadi rumah besar yang nyaman bagi semua. Harmonisasi, toleransi, dan semangat gotong royong harus terus kita jaga bersama,” tuturnya.


Menutup sambutannya, Ning Ita menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus IKA Unair Cabang Mojokerto yang telah menggerakkan organisasi alumni tersebut sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Terima kasih kepada seluruh jajaran IKA Unair Mojokerto atas kepemimpinannya dalam menggerakkan wadah ini sehingga bisa terus memberikan kontribusi bagi Kota Mojokerto dan masyarakat,” pungkasnya.


Pewarta : RD

Jumat, 06 Maret 2026

LSM GMBI Distrik Gresik Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Serta Bagikan Takjil di Bulan Suci Ramadhan

JT24 - GRESIK – Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, DPD LSM GMBI Distrik Gresik menggelar kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Sekretariat LSM GMBI Distrik Gresik pada Jumat (6/3/2026).


Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua LSM GMBI Distrik Gresik yang akrab disapa Bapak Udin. Dalam kegiatan tersebut, jajaran anggota LSM GMBI Distrik Gresik turut hadir dan bersama-sama memberikan santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadhan.


Selain memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa, LSM GMBI Distrik Gresik juga melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan. Pembagian takjil ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan kepada sesama umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Bapak Udin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.


“Di bulan suci Ramadhan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta mempererat tali silaturahmi antara LSM GMBI dengan masyarakat,” ujarnya.


Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Para penerima santunan tampak bersyukur dan mengapresiasi kepedulian yang diberikan oleh LSM GMBI Distrik Gresik.


Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus terjaga serta menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan keberkahan.


Pewarta : Sunarti

Kamis, 05 Maret 2026

Tutup Rangkaian Safari Ramadan di Duduksampeyan, Wabup Gresik Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Manfaatkan Layanan Digital Pemkab

 


JT24 - Gresik - Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menghadiri kegiatan Safari Ramadan terakhir tahun ini. Safari Ramadan kali ini diselenggarakan di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan, pada Kamis (05/03/26).


Dalam sambutannya, Wabup Alif mengingatkan masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan menjaga diri selama bulan suci Ramadan. Ia menyoroti kejadian tawuran antar pemuda saat waktu sahur yang sempat terjadi di salah satu kecamatan lain di Gresik beberapa waktu lalu.

"Kami dari pemerintah daerah, bersama jajaran TNI dan Polri, tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh keterlibatan bapak ibu semua untuk menjaga kondusivitas wilayah masing-masing agar kejadian tawuran saat sahur tidak terulang di sini," tegas Wabup Alif. 


Guna mempermudah masyarakat dalam melaporkan kejadian darurat, Wabup Alif kembali mensosialisasikan nomor darurat 112. Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan berbagai kondisi genting. Di antaranya permintaan ambulans, kebakaran, aksi kriminalitas, hingga penanganan hewan berbahaya seperti ular.


"Cukup hubungi 112, sampaikan identitas dan kondisi daruratnya. Ambulans kita sudah dilengkapi GPS, sehingga armada terdekat akan langsung menjemput. Ini solusi praktis jika masyarakat tidak hafal nomor telepon perangkat desa atau camat," jelasnya.


Selain itu, Pemkab Gresik juga memperkenalkan nomor WhatsApp Center Pemda Gresik di 0812-1788-9986. Layanan berbasis Artificial Intelligence (AI) ini dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan informasi warga secara cepat, mulai dari pengecekan status BPJS, informasi lowongan pekerjaan yang diperbarui secara berkala, hingga pelaporan jalan rusak atau pengajuan proposal.


Di hadapan jamaah, Wabup Alif juga berbicara terbuka mengenai tantangan pembangunan di Kabupaten Gresik. Ia menjelaskan bahwa pemerintah harus melakukan skala prioritas dalam pembangunan infrastruktur. Hal ini karena keterbatasan anggaran di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu akibat konflik luar negeri.


"Masalah yang kita hadapi besar, namun anggaran terbatas. Oleh karena itu, pembangunan dilakukan secara bergantian dan bertahap. Kami mohon doa dan dukungan positif dari masyarakat agar proses pembangunan jalan, penyediaan air bersih, dan program lainnya dapat berjalan lancar," tambahnya.


Mengakhiri rangkaian Safari Ramadan tahun ini, Wabup mengajak warga Desa Sumengko untuk tetap optimistis dan menyikapi segala permasalahan dengan cara yang baik dan komunikatif melalui kanal-kanal pengaduan yang telah disediakan pemerintah.


Pewarta : Abah Ridw

Buka Puasa Bersama di Klenteng Hok Sian Kiong, Wali Kota Mojokerto: Harmoni Keberagaman Harus Terus Dijaga

JT24 - Kota Mojokerto - Nilai keberagaman dan harmoni antarumat beragama kembali terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama anak yatim dan masyarakat di Klenteng Hok Sian Kiong, Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang digelar pengurus klenteng tersebut dihadiri Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama masyarakat sekitar.


Acara yang berlangsung menjelang waktu berbuka itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menyampaikan apresiasi kepada pengurus Klenteng Hok Sian Kiong yang secara konsisten menggelar kegiatan berbagi pada bulan Ramadan. Kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat Kota Mojokerto.


“Saya sangat bangga karena ini adalah wujud nyata bahwa di Kota Mojokerto toleransi, kebersamaan, dan harmonisasi antarumat beragama sangat dijunjung tinggi,” tutur Ning Ita. 


Ia menilai kebersamaan lintas agama seperti ini menjadi bukti bahwa keberagaman di Kota Mojokerto dapat menjadi kekuatan sosial yang mempererat persaudaraan antarwarga.


Menurut Ning Ita, Kota Mojokerto harus terus dijaga sebagai rumah besar bagi seluruh golongan. Karena itu, masyarakat diharapkan saling menghormati dan mendukung satu sama lain dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.


“Kota Mojokerto adalah rumah besar bagi semua golongan. Siapa pun berhak tinggal di sini dan hidup dengan nyaman karena kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air,” ucapnya. 


Ia menambahkan, semangat toleransi terlihat ketika umat beragama saling memberi ruang dalam menjalankan ibadah. Saat umat Islam menjalankan puasa Ramadan, umat agama lain menunjukkan sikap menghormati. Sebaliknya, ketika umat agama lain merayakan hari besar keagamaan, masyarakat juga ikut menjaga suasana agar tetap aman dan kondusif.


Selain menekankan pentingnya menjaga harmoni, Ning Ita juga mengapresiasi kepedulian pengurus klenteng yang memberikan santunan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu menjelang Idul Fitri.


Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.


Kegiatan buka puasa bersama itu dihadiri pengurus yayasan klenteng, pengurus Baznas Kota Mojokerto, serta masyarakat sekitar. Suasana kebersamaan tersebut menjadi gambaran kuatnya harmoni keberagaman di Kota Mojokerto.


Pewarta : Abah Rid

Tinjau MPP Gajah Mada Kota Mojokerto, Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB Dorong Interoperabilitas Data

JT24 - Kota Mojokerto - Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Dr. Otok Kuswandaru, menilai Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada Kota Mojokerto sebagai salah satu MPP dengan fasilitas yang sangat baik. Penilaian tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan langsung terhadap pelayanan yang berlangsung di MPP Gajah Mada.

Menurutnya, dari sisi sarana dan prasarana, MPP Gajah Mada telah memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang mengakses berbagai layanan dalam satu lokasi. “Saya kira ini salah satu MPP yang menurut saya sangat baik. Dari sisi fasilitas sudah sangat luar biasa, gedungnya sudah sangat luas sekali,” tuturnya.


Meski demikian, ia menilai pengembangan pelayanan publik ke depan perlu diarahkan pada peningkatan integrasi sistem layanan berbasis data. “Apa yang perlu ditingkatkan? Saya kira hampir semua MPP bagaimana melanjutkan ke level berikutnya, yaitu interoperabilitas data,” terangnya.

Terkait interoperabilitas data, Otok menjelaskan bahwa masyarakat yang sudah mengakses satu layanan seharusnya tidak perlu kembali melengkapi persyaratan yang sama ketika mengurus layanan lain. Dengan sistem yang saling terhubung, data yang sudah dimiliki pemerintah dapat dimanfaatkan secara bersama untuk mempermudah pelayanan.


“Jadi masyarakat ketika sudah masuk ke akses layanan tertentu, kalau syaratnya sama untuk layanan lain mestinya tidak perlu diminta lagi. Harus ada data yang saling terhubung,” imbuhnya.


Selain itu, Otok juga memberikan apresiasi terhadap transparansi yang ditunjukkan oleh petugas pelayanan di MPP Gajah Mada. Menurutnya, sikap terbuka tersebut menjadi indikator penting dalam pelayanan publik yang professional dan hal ini ia lihat langsung saat berdialog dengan petugas.


“Saya menguji tadi, misalnya dengan bertanya kepada pengguna aplikasi. ‘aplikasinya masalahnya apa?’, kemudian disampaikan secara terbuka. Kepada kami saja terbuka, apalagi kepada masyarakat. Jadi transparansi menjadi bagian yang pasti dan harus terus ditingkatkan,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia juga menyarankan agar kualitas pelayanan publik dapat diukur melalui pengalaman langsung masyarakat sebagai pengguna layanan atau journey experience. Menurutnya, cara terbaik mengetahui kualitas layanan adalah dengan bertanya langsung kepada masyarakat tentang pengalaman yang mereka rasakan sejak pertama datang hingga layanan selesai diterima. Ia mencontohkan, pengalaman tersebut dimulai dari saat masyarakat tiba di lokasi pelayanan, seperti kondisi tempat parkir, kemudahan mengakses gedung, proses pelayanan yang diterima, ketersediaan fasilitas pendukung, hingga hasil layanan yang diberikan.


“Kalau ingin tahu kualitas pelayanan itu sebenarnya sederhana, tanyakan langsung kepada masyarakat tentang pengalaman mereka. Mulai dari pertama datang, bagaimana di parkirannya, proses pelayanannya, fasilitasnya, sampai hasil layanan yang mereka terima,” jelasnya.


Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Saya, Pak Sekda dan seluruh jajaran di Pemkot Mojokerto memang berkomitmen bagaimana memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Karena kita tahu Kota Mojokerto ini kotanya kecil, wilayahnya sangat kecil, sehingga sebenarnya sangat mudah untuk bisa dijadikan sebuah percontohan tentang birokrasi yang profesional dan adaptif terhadap segala perubahan yang ada,” katanya.


Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut juga menyatakan kesiapan jajaran Pemkot Mojokerto untuk terus meningkatkan standar pelayanan, termasuk apabila diberikan target capaian yang lebih tinggi. “Apalagi kalau panjenengan memberikan kami target langsung yang tertinggi. Nah, kami siap. Ini kadisnya juga siap diajak berlari dan melompat,” imbuh wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini.


Ia menambahkan bahwa dengan keterbatasan potensi wilayah, peningkatan kualitas pelayanan menjadi langkah strategis yang dapat terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Mojokerto. “Karena Kota Mojokerto ini kecil sekali. Potensi kita itu sangat terbatas. Maka yang bisa kita lakukan adalah meng-upgrade pelayanan supaya terus menjadi yang terbaik dan semakin baik bagi masyarakat,” pungkasnya. 


Pewarta : Abah Ridw

Rabu, 04 Maret 2026

Wujudkan Masyarakat Sejahtera, Pemkot Mojokerto Salurkan Bansos bagi 243 Penyandang Disabilitas

JT24 - Kota Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menyalurkan bantuan sosial kepada 243 penyandang disabilitas, Rabu (4/3), di Rumah Rakyat. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp350.000 untuk masing-masing penerima. 

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sosial ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan perhatian yang setara.


“Pemerintah hadir untuk semua. Tidak boleh ada yang tertinggal, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Bantuan ini diharapkan bisa sedikit membantu dan memberikan semangat,” tuturnya.


Ia menegaskan bahwa program perlindungan sosial akan terus diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Selain bantuan finansial, Pemkot Mojokerto juga berupaya mendorong pemberdayaan agar para penerima manfaat dapat semakin mandiri.


“Kelompok disabilitas juga kami berikan perhatian khusus melalui bantuan berupa pelatihan keterampilan. Kami ingin memastikan mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, serta membuka peluang usaha dan kerja sesuai dengan potensi masing-masing. Sehingga bisa tumbuh rasa percaya diri dan partisipasi aktif dalam pembangunan.” Terangnya. 


Naimah, warga Kelurahan Kauman, hadir mendampingi putranya yang merupakan penyandang disabilitas rungu. Ia menilai proses penyaluran bantuan berjalan dengan baik, mulai dari tahap pendataan hingga pencairan.


“Saya dulu didata oleh kelurahan dan diarahkan untuk ke Dinas Sosial,” ucapnya. Menurutnya, alur yang jelas membuat dirinya tidak mengalami kesulitan saat mengurus bantuan bagi putranya tersebut.


Untuk menghindari antrean panjang, pemberian bantuan dibagi menjadi tiga sesi berdasarkan masing-masing kecamatan. Dengan pengaturan tersebut, para penerima manfaat tidak perlu menunggu lama dan proses penyaluran dapat berlangsung tertib serta nyaman.

Selain menyalurkan bantuan bagi penyandang disabilitas, pada bulan Ramadan ini Pemerintah Kota Mojokerto juga menyalurkan bantuan bagi tukang becak, anak yatim non panti dan lansia.


Pewarta : RD

Jelang Idul Fitri, Wali Kota Mojokerto Pastikan Harga dan Keamanan Pangan Terjaga


JT24 - Kota Mojokerto - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Mojokerto melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memantau harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok dan penting. Sidak dilakukan di Pasar Tanjung Anyar serta sejumlah toko modern seperti Sanrio dan Superindo, Selasa (4/3/2026).


Sidak dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, didampingi Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, jajaran dinas terkait, unsur TNI-Polri, serta BPOM.

Pasar Tanjung Anyar sebagai pasar induk, pemantauan difokuskan pada ketersediaan serta keterjangkauan harga bahan pokok. Berdasarkan hasil pantauan sementara, stok dinilai aman dan distribusi berjalan lancar.


“Kalau pasokan jelas dan distribusi aman, maka harga juga relatif terkendali. Selama tidak ada gangguan distribusi antarwilayah dari daerah produsen ke Kota Mojokerto, insyaallah ketersediaan tetap aman,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto. 


Selain memantau harga dan stok bahan pokok, Ning Ita juga memberi perhatian khusus terhadap keamanan pangan, terutama produk makanan beku (frozen food) yang kini semakin banyak dikonsumsi masyarakat.


“Terjadi perubahan pola hidup masyarakat yang serba instan dan cepat. Hampir seluruh masyarakat kini lebih menyukai atau mengonsumsi makanan frozen untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Karena itu, kami memberikan atensi terhadap keamanan pangan produk frozen ini,” tuturnya.


Ia menjelaskan, tim melakukan pengecekan terhadap sistem penyimpanan makanan beku di swalayan, khususnya terkait suhu pendingin. Menurutnya, suhu penyimpanan sangat berpengaruh terhadap kualitas dan keamanan produk.


“Kami cek apakah suhu cooler sudah sesuai atau belum. Ini penting, karena jika proses penyimpanan tidak sesuai dengan yang disarankan dalam kemasan, kualitas makanan bisa menurun bahkan menjadi tidak aman untuk dikonsumsi,” katanya.


Ia menambahkan, sesuai aturan keamanan pangan, produk yang disimpan dalam pendingin wajib disertai pencatatan suhu minimal dua kali sehari. Catatan tersebut akan diperiksa oleh tim keamanan pangan untuk memastikan prosedur telah dijalankan dengan benar.


Dalam sidak tersebut, petugas juga menemukan salah satu produk yang diduga perlu pemeriksaan lebih lanjut. Produk tersebut akan diambil sampelnya untuk diuji di laboratorium guna memastikan keamanan dan kelayakan konsumsi.


“Kalau dicurigai, tentu harus diambil sampelnya dan diuji di laboratorium. Tidak bisa hanya dilihat secara kasat mata, harus melalui uji resmi,” tambahnya.


Pemerintah Kota Mojokerto memastikan akan terus melakukan pengawasan intensif hingga menjelang Idul Fitri guna menjaga stabilitas harga dan melindungi masyarakat dari potensi peredaran pangan yang tidak memenuhi standar keamanan.


Pewarta : RD

Senin, 02 Maret 2026

Safari Ramadan Jadi Momentum Wali Kota Mojokerto Perkuat Kepedulian Lingkungan dan Literasi Digital


JT24 - Kota Mojokerto - Memasuki 10 Ramadan kedua, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melaksanakan safari salat tarawih di Masjid As Sholichiyah, Jl. Penarip II No.15, Kelurahan Kranggan, Kota Mojokerto, Senin (2/3). 

Tak hanya beribadah secara berjamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,  momen tersebut juga ia manfaatkan untuk mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan serta waspada terhadap penyebaran hoaks.


Sebagaimana informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Februari hingga Maret merupakan puncak musim penghujan. Dimana kondisi ini perlu menjadi kewaspadaan bersama, terlebih Kota Mojokerto dikelilingi tujuh aliran sungai besar yang berpotensi menimbulkan banjir apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan saluran air tersumbat sampah.


“Kalau dari hulu sungai terjadi curah hujan dengan intensitas yang tinggi,  lalu di hilirnya, di wilayah kita tersumbat sampah, maka akan ada potensi banjir. Karena itu mari kita jaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kita,” pesan perempuanyang akrab disapa Ning Ita tersebut.


Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran informasi yang belum tentu benar di media sosial. Menurutnya, derasnya arus informasi membuat masyarakat harus lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan berita.


“Kalau Panjenengan melihat atau membaca informasi yang diragukan kebenarannya, silakan lakukan cross check. Pemerintah Kota Mojokerto melalui Kominfo menyediakan kanal resmi untuk memastikan kebenaran informasi,” tegasnya.


Ning Ita berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh fitnah atau hoaks yang dapat memecah belah persatuan. Ia menekankan pentingnya mencari sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan agar tidak terjerumus dalam penyebaran berita bohong.


Pada kesempatan tersebut, secara simbolis Ning Ita menyerahkan dana hibah sebesar Rp75 juta kepada pengurus Masjid As Sholichiyah. Bantuan tersebut rencananya digunakan untuk pembangunan ruang kelas. Selain itu, Pemkot Mojokerto juga menyalurkan paket takjil berupa susu dan kurma untuk jemaah.


Pewarta : Abah Ridw 

Eco Grow Mom PT BA Persero Tbk Wujud Nyata Pembardayaan Perempuan Berbasis Urban Farming Tanjung Karangan

 

JT24 - Tanjung karangan 24 Februari 2026. PT Bukit Asam Persero Tbk terus menunjuk kan komitmen nya dalam mendorong pemberdayaan masyahrakat melalui program binaan Eco Grow Mom , Program ini merupa kan pengembangan dari kegiatan pembibitan yang sebelum nya di gagas Pt BA melalui Siba pembibitan di desa tanjung karangan , 

Awal nya Siba pembibitan hanya membina ibu ibu dari kalangan masyahrakat berpenghasilan rendah termasuk eks pekerja PETI untuk berslih ke usaha produktif berupa pembibitan pohon kayu ketas dan buah dari proses pembinaan tersebut lahir la kelompok wanita tani KWT utuh makmur pada awal 2025 sebagai wadah pemberdayaan perempuan desa , 


Pada ahir tahun 2025 PT BA melalui Program  Eco Grow  Mom memperluas pembinaan  dengan fokus pada pembibitan pohon untuk di jual  pada budi daya tanaman dapur guna memperkuat ketahana pangan keluarga , 


Corporate Secret Divison Head Eko Prayetno mengungkapan Program ini mendorong pemanpaatan limbah rumah tangga seperti karung bekas sebagai media tanam serta optimalisasi pekarangan rumah dan lahan desa dengan pendekatan urban Faming dan pertsnian rumah tangga  , 


Eko menambah kan Program Binaan  Eco Grow Mom juga mendorong ketahanan pangan keluarga desa mengoptimal kan lahan Produktif mengembang kan pembibitan ramah lingkungan serta membangun ekonomi sirkulasi berbasis rumah tangga melalui pengolahan limbah menjadi sumber daya pertanian , 


Ketua KWT utun makmur Tuti menyampai kan apresiasi nya atas dukungan yang di beri kan PT BA melalui Program binaan Eco Grow Mom , 


Saya mengucap kan terima kasih sebesar besar nya kepada PT BA  dalam program Eco Grow Mom yang manpaat nya sangat nanyak sekali dengan di bentuk nya KWT ini kami jadi banyak belajar ilmu , Baik di bidang perkebunan maupun sosial , 


Secara rinci tahapan pelaksanaan program Eci Grow Mom meliputi pembinaan awal berupa sosialisasi dan pelatihan dasar pembibitan serta pemampaatan limbah rumah tangga produktif sekitar 5 000 ribu bibit sayuran dengan media sederhana pemanpatan lahan desa seluas satu hektar serta pekarangan rumh anggota untuk kegiatan urban Faming hingga pendampingan dan monitoring berkelanjutan oleh PT BA bersama fasiliator intetnal  mau pun eksternal


Pewarta  : Asmuni kuang

TERBARU

Salah satu prinsip yang kerap dilanggar namun jarang disorot secara serius adalah larangan bagi wartawan untuk merangkap jabatan di lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun organisasi kemasyarakatan (ormas)

JT24 - Dunia jurnalistik dituntut menjaga marwah profesinya sebagai pilar keempat demokrasi. Salah satu prinsip yang kerap dilanggar namun ...