Rabu, 29 April 2026

Sinergi Polri Dan Masyarakat Kunci Utama Dalam Menciptakan Keamanan Yang Berkelanjutan Tingkatkan Kualitas Pelayanan

JT24 - Palembang Sumsel, Polda Sumatera Selatan memperkuat fungsi pembinaan masyarakat (Binmas) sebagai garda terdepan pendekatan preemtif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan.


Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan supervisi yang dilakukan oleh Tim Korbinmas Baharkam Polri yang dipimpin langsung oleh Irjen Pol Kalingga Rendra, S.E., M.H., di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Rabu, 29 April 2026.


Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat implementasi fungsi preemtif kepolisian melalui optimalisasi peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pelayanan Polri di tengah masyarakat.


Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., mewakili Kapolda Sumsel menyambut langsung kunjungan tersebut. Turut hadir Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol M. Rudy Syafirudin, S.I.K., S.H.serta jajaran pejabat utama di lingkungan Polda Sumsel.


Dalam arahannya, Irjen Pol Kalingga Rendra, S.E.M.H., menekankan pentingnya kehadiran aktif Polri di tengah masyarakat guna mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini.


“Bhabinkamtibmas harus menjadi problem solver di masyarakat. Deteksi dini dan komunikasi yang baik dengan warga adalah kunci menjaga stabilitas keamanan,” tegas Irjen Pol Kalingga Rendra, S.E., M.H.


Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan capaian kinerja Ditbinmas Polda Sumatera Selatan, penayangan video selayang pandang, serta pemberian penghargaan kepada personel Bhabinkamtibmas berprestasi. Selain itu, dilakukan peninjauan langsung kesiapan personel dan sarana pendukung tugas di lapangan apel Mapolda Sumsel.


Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K.,M.T.C.P.,menyampaikan bahwa kegiatan supervisi ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.


“Kami memastikan seluruh arahan strategis dari Baharkam Polri akan segera diimplementasikan oleh jajaran guna mendukung stabilitas kamtibmas dan program pembangunan nasional,” ujarnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa supervisi ini merupakan bagian dari penguatan profesionalisme anggota di lapangan.


“Sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Polda Sumsel akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung langsung dengan masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Melalui penguatan fungsi Binmas ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya pencegahan dan pembinaan masyarakat demi menjaga stabilitas nasional Tandasnya,


#narasumbidhumaspoldasumsel,


Pewarta : Sirlani Lubay, Sumsel

Selasa, 28 April 2026

Serahkan SK Pengangkatan PNS dan perpanjangan PPPK formasi Tahun 2021, Ini Pesan Bupati Gresik

JT24 - Gresik - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan langsung surat keputusan (SK) pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS) sekaligus pengambilan sumpah/janji, serta penyerahan perpanjangan kontrak PPPK formasi tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kegiatan digelar di area parkir belakang Kantor Pemkab Gresik, Selasa (28/4/2026).


Sebanyak 468 SK diserahkan masing-masing untuk jabatan struktural 204 dan jabatan fungsional 264. Sedangkan pejabat fungsional yang dilantik berjumlah 8 orang dengan rincian penyuluh lingkungan hidup ahli pertama 1 orang, perencana ahli pertama 1 orang, pustakawan ahli pertama 2 orang, perawat ahli muda 1 orang, perawat ahli pertama 1 orang, bidan ahli pertama 1 orang, dan bidan ahli muda 1 orang.


Dalam arahannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan 3 (tiga) pesan utama kepada PNS yang baru diambil sumpahnya. Pertama meningkatkan disiplin dan etos kerja sebagai contoh bagi masyarakat. Kedua, menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan.


"Kembangkan kompetensi diri agar mampu menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ingat, kita hadir untuk melayani, bukan untuk dilayani," tegasnya.


Ketiga, lanjut Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bahwa seluruh proses penempatan pejabat dilakukan berdasarkan prinsip meritokrasi dan sistem seleksi yang transparan. Menurut Bupati, penataan aparatur di lingkungan Pemkab Gresik yang berlandaskan sistem meritokrasi, dengan mengedepankan kompetensi dan potensi.


"Saya sangat prihatin jika di Kabupaten Gresik ada persoalan terkait SK palsu. Tentu ini mencoreng raihan prestasi birokrasi Pemkab Gresik yang sudah lama dibangun dengan susah payah. Saya mengapresiasi kepada Polres Gresik yang sudah menangani kasus ini dengan cepat. Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus seperti ini," ujarnya.


Bupati Yani juga menekankan bahwa menjadi Pegawai Negeri Sipil bukan sekadar memperoleh status, melainkan amanah besar sebagai pelayan masyarakat, abdi negara, dan abdi pemerintah. Sumpah jabatan yang diucapkan merupakan janji suci yang tidak hanya disaksikan undangan, tetapi juga oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga harus dijalankan dengan penuh kejujuran dan profesionalitas.


"ASN harus bekerja dengan penuh integritas, disiplin, tanggung jawab, serta dedikasi yang tinggi. Ini bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang pengabdian," tuturnya.


"Untuk PPPK yang baru saja diperpanjang tingkatkan kedisiplinan, niatkan dengan ikhlas menjadi pegawai membantu masyarakat. Mudah-mudahan setelah menerima SK perpanjangan ini kerjanya semakin semangat dalam melayani masyarakat," pesannya.


Sementara, salah satu PNS yang menerima SK pengangkatan PNS Febri (26) mengungkapkan rasa syukur telah menerima SK dari Bupati Gresik. Ia mengaku bangga mengabdi sebagai PNS di Pemerintah Kabupaten Gresik. "Terharu dan senang. Insyaallah saya akan berusaha maksimal, belajar dan berkontribusi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Gresik," ucap Febry. 


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rahman, serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Gresik. 


Pewarta : Abah Ridw

Pemkot Mojokerto Dorong Peran KWT dalam Pengendalian Inflasi Lewat Budidaya Cabai

JT24 - Kota Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) dengan tema kebijakan cabenisasi sebagai upaya pengendalian inflasi. Kegiatan ini berlangsung di Gedung PLUT, Selasa (28/4), dan diikuti 125 peserta yang berasal dari 29 kelompok KWT di Kota Mojokerto.


Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan tanaman pangan dan hortikultura yang telah dilaksanakan sebelumnya sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.


Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menegaskan bahwa keterbatasan lahan di wilayah perkotaan tidak menjadi penghalang untuk tetap berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan. Pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya cabai menjadi salah satu langkah konkret yang didorong.


Ia juga menjelaskan bahwa budidaya cabai di tingkat rumah tangga merupakan solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar, terutama saat terjadi naik turun harga.


“Satu-satunya upaya yang bisa kita lakukan adalah nandur lombok dewe, sehingga panjenengan tidak terlalu tergantung pada ketersediaan cabai di pasaran,” ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh anggota KWT untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, baik dalam menjaga ketahanan pangan maupun mengendalikan inflasi daerah.


“Jadi tolong panjenengan ikut membantu menyukseskan satu program ketahanan pangan dan dua pengendalian inflasi, dengan ngeramut lombok di pekarangan panjenengan masing-masing,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto, Novi Rahardjo, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas KWT, baik dalam aspek budidaya maupun pengolahan hasil pertanian. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni 28 hingga 29 April 2026.


“Cabai dipilih karena komoditas pendukung inflasi secara nasional, sehingga jika secara masif dilakukan di Kota Mojokerto melalui program budidaya cabai serentak, diharapkan di setiap rumah tangga bisa mendapatkan dan memenuhi hasil cabai untuk rumah tangga,” jelasnya.


Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Bidang Tanaman Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Pujiati Ningsih, serta Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Christianto.


Sebagai bentuk dukungan, pemkot juga menyiapkan 70 paket bahan ajar yang dibagikan kepada KWT untuk menunjang praktik budidaya cabai.


Melalui kegiatan ini, KWT diharapkan mampu menciptakan kemandirian pangan sekaligus menjaga stabilitas harga cabai di Kota Mojokerto. 


Pewarta : RD

Minggu, 19 April 2026

ORMAS GARUDA GELAR HALAL BIHALAL, PERERAT SILATURAHMI DAN WUJUDKAN KEKUATAN ORGANISASI


JT24 - Surabaya, 19 April 2026 Organisasi Masyarakat (Ormas) Garuda menggelar acara Halal Bihalal dengan tema “Mempererat Silaturahmi, Mewujudkan Kekuatan Organisasi” pada bertempat di warkop mantul,,jalan Kusuma Bangsa no 31,surabaya


Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, ketua-ketua cabang, anggota, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Halal Bihalal menjadi momentum penting bagi Ormas Garuda untuk memperkuat ukhuwah, menyatukan visi, dan meneguhkan komitmen bersama dalam membangun organisasi yang solid.

Ketua Umum Ormas Garuda H, ROSULI, SH,MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi pasca Idulfitri, tetapi menjadi sarana konsolidasi. “Silaturahmi adalah kekuatan kita. Dari sinilah lahir kekompakan, kepercayaan, dan energi untuk mewujudkan Garuda sebagai organisasi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.


Acara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Ormas Garuda serta keberkahan bagi bangsa dan negara.


Pewarta: INDRI / YANTO

Minggu, 05 April 2026

Bantuan Pangan Tuntas untuk 14.507 KK, Pemkot Mojokerto Jaga Daya Beli Warga Pasca Lebaran

JT24 - Kota Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto memastikan penyaluran bantuan pangan beras alokasi Februari–Maret 2026 dari Pemerintah Pusat telah tuntas 100 persen kepada seluruh penerima manfaat. Sebanyak 14.507 kepala keluarga (KK) di Kota Mojokerto dipastikan telah menerima bantuan, yang menjadi penopang kebutuhan warga terutama setelah momentum Idulfitri.


Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa sebagian besar bantuan telah disalurkan bahkan sebelum Lebaran. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pangan masyarakat.  


“Alhamdulillah untuk Kota Mojokerto, penyaluran sudah dilakukan sebelum Lebaran untuk sebagian wilayah. Ini sangat membantu masyarakat karena biasanya kebutuhan meningkat menjelang Idulfitri,” tuturnya saat meninjau penyaluran di Kelurahan Gununggedangan, Sabtu (4/4). 


Ia menambahkan, sisa distribusi di dua kecamatan yakni Magersari dan Prajurit Kulon diselesaikan beberapa hari setelah Lebaran, dan hari ini menjadi penyaluran terakhir. Dengan demikian, seluruh penerima manfaat dipastikan telah menerima bantuan tanpa terkecuali.


“Insya Allah 14.507 KK semuanya sudah mendapatkan. Hari ini adalah hari terakhir penyaluran,” tegasnya.


Menurut Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto bantuan pangan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menjaga daya beli warga serta mengendalikan inflasi daerah. 


Pemkot Mojokerto juga memperkuat distribusi pangan melalui 18 Peracangan TPID dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh kelurahan.


“Dengan adanya peracangan TPID dan KDKMP di setiap kelurahan, distribusi beras dan kebutuhan pokok lainnya bisa lebih terjangkau dan harga tetap terkendali,” jelasnya.


Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, yang turut meninjau langsung penyaluran, memastikan bahwa bantuan pangan yang merupakan program pemerintah pusat tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.


“Penyaluran hari ini merupakan yang terakhir di Kota Mojokerto. Ini untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat penerima manfaat,” tuturnya.


Ia menjelaskan, program bantuan pangan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo untuk menjangkau lebih dari 33 juta masyarakat di seluruh Indonesia, dengan tujuan meringankan beban ekonomi sekaligus menjaga stabilitas harga.


“Bantuan ini untuk membantu masyarakat yang ekonominya lemah agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok. Sekaligus sebagai stimulus agar harga pangan tetap stabil,” jelasnya.


Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa kondisi harga kebutuhan pokok saat ini masih terkendali dan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu kenaikan harga. “Kami pastikan kondisi aman, harga-harga terkendali. Masyarakat tidak perlu panik,” tegasnya.


Melalui penyaluran yang tuntas dan tepat sasaran ini, sinergi Pemerintah Kota Mojokerto bersama Bulog, TNI, Polri diharapkan dapat terus menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di tengah dinamika ekonomi yang berkembang. 


Pewarta : Abah Ridw

TERBARU

Salah satu prinsip yang kerap dilanggar namun jarang disorot secara serius adalah larangan bagi wartawan untuk merangkap jabatan di lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun organisasi kemasyarakatan (ormas)

JT24 - Dunia jurnalistik dituntut menjaga marwah profesinya sebagai pilar keempat demokrasi. Salah satu prinsip yang kerap dilanggar namun ...