Rabu, 31 Desember 2025

Doa Bersama dan Deklarasi Surabaya Bersatu Anti Premanisme.



JT24 – Pemerintah Kota Surabaya menggelar acara doa bersama dan deklarasi Surabaya Bersatu Anti Premanisme yang berlangsung khidmat di halaman Balai Kota Surabaya, Jalan Taman Surabaya No. 1, Surabaya, Rabu (31/12/2025).


Acara ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya, Erik Cahyadi, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan suasana kota yang aman, tertib, dan bebas dari praktik premanisme.


 Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas Kota Madya Surabaya.


Selain dihadiri jajaran Pemerintah Kota Surabaya, kegiatan ini juga melibatkan berbagai organisasi masyarakat (Ormas). Salah satunya adalah (GARUDA). Gerakan Pemuda Aktivis Rukun Daerah yang turut ambil bagian dalam deklarasi tersebut. 


Tidak hanya itu,  Para Srikandi Garuda pun juga Ikut hadir dan menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan premanisme di Surabaya.


Dalam sambutannya, Wali Kota Surabaya menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. 


Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan generasi muda, untuk berperan aktif menjaga persatuan serta menolak segala bentuk tindakan yang meresahkan masyarakat.



Deklarasi Surabaya Bersatu Anti Premanisme diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. 


Melalui doa bersama dan komitmen bersama ini, Surabaya diharapkan tetap menjadi kota yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh warganya.


Pewarta :  Abah Tarn

Selasa, 23 Desember 2025

Pemilihan Ketua RW 09 Perum Menganti Permai Desa Hulaan Tehambat diduga Panitia tidak Konsisten.


JT24 - Gresik, 23 Desember 2025 Pemilihan Ketua RW 09 untuk periode th 2026 s/d 2031 tertunda diduga karena Panitia tidak Konsisten dan dianggap kurang tegas dalam mengambil keputusan.



Demi menciptakan lingkungan yg makmur dan sejahtera serta Demokratis, warga Perum Menganti Indah menyelenggarakan pemungutan suara untuk pemilihan ketua RW 09 secara langsung, umum, bebas dan rahasia. 


Proses Pemilihan Ketua RW 09 Perum Perumahan Menganti Permai yang di ikuti 3 (tiga) kandidat ini sebelumnya dilaksanakan dengan hasil Draw dari dua kandidat.


Dengan Hasil seimbang diantara dua calon,  bahwa hasil pemilihan  RW hari ini hasilnya imbang  antara calon no 1 dan no 3 dengan rincian sbb :

 ° Calon no 1  Riawan Symasir SE mendapatkan 16 suara 

 ° Calon no 2  Ahmad Fathoni Widodo mendapatkan 5 suara

 ° Calon no 3 Yoyok Suyantoro SE mendapatkan 16 suara


Dengan hasil tsb Ahmad Anthoni Widodo maka dinyatakan beliau otomatis tidak mempunyai hak suara


Berdasarkan diskusi bersama, maka panitia membuat keputusan akan melaksanakan pemilihan ulang dengan diikuti 2 (dua) calon yg imbang / draw yaitu :


  1. Riawan symasir SE 

  2. Yoyok suyantoro SE 


Keputusan Pemilihan Ulang rencananya akan di laksanakan pada hari selasa 23 Desember 2025 di Halaman Masjid al Muhajirin.


Tapi menurut keterangan keputusan tsb tidak jadi dilaksanakan dikarenakan ada dugaan Panitia Kurang Tegas dan dirasa Plinplan dalam mengambil keputusan yang sudah disepakati sebelumnya.


Hal ini menimbulkan pertanyaan sebagian warga masyarakat yang sangat membutuhkan kejelasan perihal permasalahan tsb, karena dalam hal ini terkesan dirasa kurang tegas dalam mengambil keputusan yang sebelumnya sudah disepakati Bersama.


Saat dimintai keterangan awak Media pihak yang terkait permasalahan ini pihak panitia memilih bungkam terkesan tidak transparan, hal ini tentu berpotensi menimbulkan beberapa kecurigaan di pihak warga Perum Menganti Permai, karena adanya keputusan penundaan untuk dilaksanakannya Pemilihan ulang.


Harapan warga yang tidak mau disebutkan namanya saat ditemui oleh Awak Media mengatakan bahwa panitia hanya menanggapi isu yg beredar dan tidak jelas maka tidak akan ada habisnya, yang terpenting adalah bagaimana tindakan preventif atas isu tersebut.


Timbulnya situasi yg tidak kondusif Situasi yg bagaimana dan seperti apa? Karena pada kenyataannya Menganti Permai dalam keadaan yg kondusif dan baik² saja, ungkapnya.


Padahal saat waktu setelah pemilihan pak RW sudah memberikan pernyataan bahwa pemilihan berjalan lancar, tegasnya


Lebih lanjut dikatakan sebetulnya tidak ada ketegangan apapun karena kita sama² dewasa dalam berorganisasi, dan hal itu hanya setingkat RW, sudah biasa situasi seperti ini terjadi dalam pemilihan apapun. Jangan lupa bahwa tindakan apapun dipertanggung jawabkan secara hukum, Saya kira para DPT itu adalah orang² pilihan yg mampu menggunakan akal sehat untuk memajukan Menganti Permai, bukan preman yg dgn seenaknya begitu calon kalah trs membuat kerusuhan, tambahnya.


Ditegaskan pula oleh warga “ ini merupakan Pemilihan Ketua RW, bukan Pemilhan Kepala Desa, Bupati atau Gubernur, secara pribadi sebagai warga Perumahan Menganti Permai saya merasa malu dengan kejadian tersebut.

 

Dalam hal ini yg perlu kita kedepankan adalah kepentingan warga Menganti Permai, untuk apa ditunda² ? Hal ini  dapat menimbulkan dugaan adanya kepentingan2 dari pihak tertentu yang sengaja mengambil keuntungan dalam persoalan tsb, karena ditundanya Proses Pemilihan Ulang, tambahnya


Warga berharap pihak panitia pemilihan ketua RW Menganti Permai Desa Hulaan berjalan dengan baik dan sesuai keputusan bersama, pemilihan ini harus berasaskan LUBER JURDIL.

Sebagai informasi, LUBER JURDIL berarti langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan juga adil. 


Pewarta : Bang Ridw

Senin, 22 Desember 2025

Korban Minta Keadilan Hukum Dan Diusut Tuntas Yang Diduga Pelaku Pengeniayaan,



Cyber News24-Muara Enim Sumsel,

Pelapor sebagai korban pengeniayaan meminta kepada pihak penyidik agar supaya bagi korban ataupun melalui kuasa hukumnya mendapatkan informasi atas perkembangan Laporan Polisi (LP):Proses sebuah tindak pidana dilaporkan ke pihak Berwenang,Berdasarkan Laporan: Polisi Nomor : Lp/B/139/xII/2025/Sumsel/Res M.Enim/Rabu 17/11/2025 Sekira Pukul 15.00 Wib.Menerangkan bahwa korban bernama Mardiansyah Bin Duwi warga Dusun II Desa Tanjung Kemala Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim diduga manjadi korban Pengeniayaan yang diduga pelakunya yang terlapor yakni Malaya Bin M.Kasri ± 70 Tahun Warga Dusun II Desa Tanjung Kemala Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim Sumsel terjadi Senin 8/12/2025 sekira pukul 8.00 Wib di Jalan Setapak Sekitar ± 100 Meter dari Rumah Tempat tinggal korban pada saat korban hendak mencari barang rongsokan alias burukan ketika ketemu terlapor tiba-tiba pelaku menabrak korban dengan Roly dorongan yang berisi rumput makanan kambing,mengenai lutut kaki sehingga korban terjatuh terangya


Lanjutnya tidak hanya itu saja ketika korban bangun dari terjatuh sipelaku mengatakan kau inilah suruh dan membujuk budak-budak nongkrong sampai mereka soraki aku ucapnya sambil sipelaku  gayungkan sebilah pisau memukul bagian punggung korban membuat korban terjauh lagi dikarenakan fisik nya tidak kuat berdiri telah mengalami cacat kaki dan mata selama beberapa tahun ini akibat kecelakaan waktu itu sehingga dirinya di bantu dua tongkat kanan dan kiri untuk beraktivitas sehari-hari,


Sambungnya saat terjadi dirinya hanya dapat mendengar ada teriakan ibu-ibu warga tetangga yang lagi menggendong anak bayi di dekat kejadian itu dengan ucapan minta tolong sebutnya,Doni, anak dari pelaku ambilkan pisau di Aya kau mati cak Din tuturnya


Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas adalah hukum yang menjamin kesamaan hak, kesempatan,serta perlindungan bagi penyandang disabilitas, menggantikan UU Nomor 4 Tahun 1997 yang dianggap sudah tidak relevan,pemenuhan hak dasar (aksesibilitas, akomodasi yang layak, pendidikan,pekerjaan, kesejahteraan) dan penghormatan martabat mereka sebagai warga negara, sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945.


Poin-Poin Penting UU Ini:

Definisi Penyandang Disabilitas: Seseorang yang mengalami keterbatasan fisik,intelektual,mental, dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan hambatan lingkungan,mengalami kesulitan berpartisipasi tujuan: mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan,menuju kehidupan yang sejahtera, mandiri,dan tanpa diskriminasi. 


Kewajiban Pemerintah:wajib menjamin pemenuhan hak-hak tersebut melalui kebijakan dan program,serta 

Peraturan pelaksana: beberapa Peraturan Pemerintah (PP) telah dikeluarkan untuk memperjelas implementasi,seperti PP No.70/2019 (Penghormatan,pelindungan, dan Pemenuhan Hak) dan PP No.13/2020 (Akomodasi Layak untuk pendidikan). 

Penting UU ini mengubah paradigma dari "penyandang cacat" menjadi "penyandang disabilitas"mengakui mereka sebagai bagian integral masyarakat dengan hak yang sama

dan menuntut pemerintah serta masyarakat untuk menghilangkan hambatan dan diskriminasi.


Pada penyelidikan: tahap awal oleh penyidik (Polri) untuk menentukan apakah suatu peristiwa yang dilaporkan merupakan tindak pidana atau bukan.ini melibatkan pencarian dan pengumpulan bukti awal.demikian dan seterusnya ketahapan Penyidikan:Jika ditemukan bukti permulaan yang cukup, status dinaikkan ke penyidikan.pada tahap penyidik mengumpulkan bukti yang lebih lengkap, memanggil saksi, dan menetapkan tersangka.atas dugaan yang di lakukannya,


Sementara pihak Polsek Rambang Lubai Lakukan gelar Olah TKP tempat kejadian perkara (TKP) Rabu 17/12/2025.Sekitar Pukul 18.30.Wib dalam penyelidikan,guna mengumpulkan data awal untuk menentukan suatu peristiwa serta mencari,dan menganalisis bukti fisik,petunjuk,serta keterangan saksi/korban untuk mengungkap kronologi,identitas pelaku, dan modus operandi tindak pidana,tersebut,berita kesinambungan tandasnya,


@narsumpihakorbandanwarga,


Pewarta : Sirlani Lubay, Sumsel

Rabu, 17 Desember 2025

Gresik Jadi Tuan Rumah Silaturahim Aswakada se-Jawa Timur, Wabup Alif Usung Tema "Kepemimpinan Kolaboratif"


JT24 - Gresik - Asosiasi Wakil Kepala Daerah (Aswakada) se-Provinsi Jawa Timur menggelar silaturahmi. Mengusung tema "Kepemimpinan Kolaboratif" kegiatan digelar di Hotel Aston Gresik, Rabu (17/12).


Aswakada merupakan merupakan wadah resmi yang menghimpun para wakil gubernur, wakil bupati, dan wakil wali kota di seluruh Indonesia.


Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif mengapresiasi kegiatan tersebut, karena menjadi ajang strategis untuk menyatukan visi, memperkuat kapasitas kelembagaan. Serta menegaskan peran aktif para wakil kepala daerah dalam mendukung kinerja kepala daerah di wilayah, dalam rangka mempercepat pembangunan daerah yang selaras dengan visi nasional Indonesia Emas 2045.


"Tema yang diangkat pada kegiatan ini bukanlah sekadar jargon, tetapi sebuah kebutuhan nyata dalam tata kelola pemerintahan. Tantangan pembangunan semakin kompleks, lintas sektor, dan menuntut sinergi yang kuat. Bukan hanya antar perangkat daerah, tetapi juga antara kepala daerah dan wakil kepala daerah, serta seluruh pemangku kepentingan," terangnya.


Ia juga mengatakan, wakil kepala daerah memiliki peran yang sangat strategis, bukan sekadar pendamping administratif, melainkan penopang kepemimpinan, penguat orkestrasi kebijakan. Sekaligus jembatan kolaborasi antara visi kepala daerah dengan dinamika birokrasi dan kebutuhan masyarakat. Di sinilah kepemimpinan kolaboratif menemukan maknanya yang paling nyata.


"Menuju Indonesia Emas 2045, daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kunci keberhasilannya terletak pada kepemimpinan yang mampu membangun kepercayaan, membuka ruang dialog, dan menguatkan kerja bersama," ujarnya.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Forum Aswakada, bukan hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga wahana pertukaran gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik kepemimpinan daerah. Dari sinilah lahir pemikiran-pemikiran segar yang akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan.


"berbicara mengenai kepemimpinan kolaboratif, maka kita tidak dapat melepaskannya dari bagaimana kepemimpinan daerah mampu menciptakan ruang kerja bersama antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat," ungkapnya.


Sebelum menutup sambutannya Wabup Alif menegaskan, bahwa kepemimpinan kolaboratif bukanlah soal siapa yang paling menonjol, melainkan siapa yang paling mampu menguatkan. Bukan tentang berjalan paling cepat, tetapi tentang memastikan semua unsur bergerak searah menuju tujuan bersama.


Peran wakil kepala daerah, menjadi semakin penting di tengah tuntutan zaman yang serba cepat dan dinamis. Di tangan para wakil kepala daerah inilah, semangat kolaborasi dapat dijaga, komunikasi dapat dirawat, dan kesinambungan kepemimpinan dapat dipastikan. Dari sinilah lahir pemerintahan yang tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga matang secara etika dan kebijaksanaan.


"Saya berharap, melalui forum Aswakada Jawa Timur ini, kita tidak hanya membawa pulang catatan dan rekomendasi. Tetapi juga komitmen bersama untuk memperkuat sinergi, memperluas jejaring, dan menghadirkan kepemimpinan daerah yang lebih inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat," tandasnya.


Di tempat sama, Ketua Umum Aswakada Indonesia, Armuji sekaligus Wakil Walikota Surabaya, itu menekankan pentingnya peran wakil kepala daerah sebagai mitra strategis kepala daerah dalam menyukseskan program pembangunan. 


"Kepala daerah harus mampu membaca dinamika ekonomi lokal, menjadi fasilitator solusi, dan memperkuat sinergi lintas sektor," tegas Armuji. 


Pihaknya, mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh wakil kepala daerah se-Jawa Timur. Semoga kebersamaan yang terjalin hari ini menjadi energi kolektif dalam mengawal pembangunan daerah dan mewujudkan Indonesia Emas yang berkeadilan dan berkelanjutan.


"Semoga silaturahmi seperti ini terus berlanjut dengan tuan rumah yang bergantian di kabupaten dan kota lainnya. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi dalam pembangunan di Jawa Timur," singkatnya.


Pewarta : Bang Ridw

Bupati Gresik Salurkan Beasiswa Baznas untuk Mahasiswa Kurang Mampu


JT24 - Gresik — Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalurkan beasiswa pendidikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bagi mahasiswa kurang mampu. Penyaluran beasiswa oleh Bupati dilakukan secara simbolis saat membuka kegiatan Pendistribusian dan Pembinaan Beasiswa Mahasiswa Produktif Baznas Gresik Tahun 2025 pada Rabu (17/12/25).


Beasiswa yang disalurkan merupakan bagian dari program Beasiswa Mahasiswa Produktif (BMP), hasil sinergi Baznas Gresik dengan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Program Nawakarsa. Beasiswa ini diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Gresik yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Gresik berupa keringanan biaya pendidikan. 


Berdasarkan hasil seleksi penerimaan beasiswa tahun 2025, Baznas Gresik menetapkan sebanyak 65 mahasiswa sebagai penerima baru, yang terdiri dari 29 mahasiswa internal dan 36 mahasiswa eksternal. Dengan penambahan tersebut, hingga saat ini total penerima beasiswa Baznas Gresik mencapai 161 mahasiswa aktif dengan nilai total bantuan sebesar Rp283.500.000.


Bupati Yani dalam sambutannya menegaskan bahwa beasiswa yang diberikan bukan semata-mata bantuan finansial, melainkan bentuk investasi sosial jangka panjang.


“Perlu saya tekankan bahwa beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi merupakan investasi sosial dan amanah besar yang harus dijawab dengan prestasi, integritas, dan kontribusi nyata,” tegas Bupati Yani.


Sementara itu, Ketua Baznas Gresik, Muhammad Mujib menyampaikan bahwa program beasiswa merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam mendukung akses pendidikan yang berkeadilan serta mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.


“Melalui program beasiswa ini, Baznas Gresik tidak hanya membantu mahasiswa dari sisi pembiayaan pendidikan, tetapi juga berupaya membentuk karakter dan kapasitas penerima agar siap menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.


Mujib menambahkan bahwa Baznas Gresik tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada proses pendampingan dan pembinaan. Oleh karena itu, para penerima beasiswa akan mendapatkan pembinaan berkelanjutan untuk mengasah keterampilan dan menyiapkan diri menghadapi dunia kerja.


Pada kesempatan yang sama, Baznas juga membuka ruang penyaluran donasi untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Sejumlah pihak telah menyalurkan bantuan melalui Baznas Gresik, antara lain Puskesmas Gending sebesar Rp8.200.000, HMI Cabang Gresik sebesar Rp3.150.000, serta PGRI Gresik sebesar Rp1.240.528.500. 


Pewarta : RD

Kamis, 11 Desember 2025

Ormas GARUDA Menggalang Dana untuk Korban Aceh



JATANRAZ24 - SURABAYA, 12 Desember 2025 — Organisasi Masyarakat (ORMAS) Gerakan Pemuda Aktivis Rukun Daerah (GARUDA) bersama Media Cyber News24 menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban musibah di Aceh. Kegiatan solidaritas ini berlangsung pada Jumat (12/12/2025) dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Ormas GARUDA, H. Rosuli, SH., MH. 


Aksi kemanusiaan tersebut dimulai sejak pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB, melibatkan puluhan anggota ormas serta relawan yang secara aktif mengajak masyarakat untuk turut berdonasi. Penggalangan dana dilakukan di beberapa titik strategis di Surabaya, dengan tujuan menghimpun bantuan secepat mungkin guna meringankan beban masyarakat Aceh yang terdampak bencana.


Ketua Umum (H. Rosuli, SH., MH) , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral Ormas GARUDA terhadap sesama. Ia juga mengapresiasi dukungan Media Cyber News24 + JATANRAZ24 yang ikut membantu publikasi serta koordinasi di lapangan.


“Kami berharap bantuan yang terkumpul dapat segera kami salurkan dan memberikan manfaat nyata bagi saudara-saudara kita di Aceh. Semoga gerakan kecil ini menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan rasa empati,” ungkapnya.


Aksi penggalangan dana ini mendapatkan respons positif dari warga Surabaya, yang tampak antusias memberikan donasi baik berupa uang tunai maupun bantuan lain yang dibutuhkan. Ormas GARUDA berkomitmen untuk terus melanjutkan misi sosial dan kemanusiaannya di berbagai daerah.


Pewarta : Ning Indri

Ning Ita Tutup Roadshow “Sinar ASN” 2025, Tegaskan ASN sebagai Mesin Birokrasi dan Suksesi Arah Pembangunan



JATANRAZ24  -  Kota Mojokerto - Rangkaian roadshow Coaching Manajemen Kepegawaian bertajuk “Ning Ita Sinar ASN” (Sesi Inspirasi dan Arahan ASN Ber-AKHLAK) telah usai. Jajaran ASN Sekretariat Daerah dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi peserta terakhir. Kegiatan ini berlangsung di Sabha Mandala Madya, Balaikota Mojokerto, Kamis (11/12/2025). 



Dalam arahannya, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari kembali menegaskan bahwa ASN memegang peran fundamental sebagai mesin birokrasi dan penentu keberhasilan tata kelola pemerintahan daerah.


“Birokrasi itu berjalan atau tidaknya ditentukan oleh ASN. ASN adalah mesin atau motor penggerak birokrasi. Tanpa ASN, tiga fungsi pemerintah daerah yakni penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan tidak mungkin berjalan,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota. 


Melalui kegiatan ini Ning Ita ingin memastikan seluruh ASN punya tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan tiga fungsi utama itu. Dimana kunci terselenggaranya birokrasi yang baik ada pada ASN. 


Lebih lanjut ia kembali mengingatkan bahwa untuk mewujudkan birokrasi berkelas dunia, ASN harus menerapkan core values Ber-AKHLAK, 

Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.


“Nilai Ber-AKHLAK tidak hanya diterapkan saat jam kerja atau ketika sedang melaksanakan tugas kedinasan. Ini harus menjadi perilaku melekat selama ASN menyandang jabatannya,” tegasnya.


Dengan selesainya sesi coaching hari ini, roadshow “Ning Ita Sinar ASN” Tahun 2025 yang digelar bergiliran di berbagai OPD telah selesai. Ning Ita berharap pembinaan ini akan memperkuat karakter ASN Pemkot Mojokerto sebagai birokrasi yang profesional, berintegritas, dan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah. 


Pewarta : RD

Ning Ita Tinjau Gerakan Pangan Murah Kolaborasi Pemprov Jatim–Pemkot Mojokerto


JATANRAZ24 - Kota Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Mojokerto. 


Kegiatan yang melibatkan Bakorwil Bojonegoro dan UPT Perlindungan Konsumen Bojonegoro Disperindag Jawa Timur itu berlangsung di halaman Pasar Ketidur, Kota Mojokerto, Kamis (11/12), dan menjadi bagian dari rangkaian pasar murah di 18 kelurahan melalui KKMP di bawah naungan Diskopukmperindag Kota Mojokerto.


Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita menegaskan bahwa GPM merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).


"Hari ini kami meninjau secara langsung gerakan pangan murah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kota Mojokerto," tutur Ning Ita, sapaan akrab wali kota. 


Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan banyak unsur di tingkat lokal mulai dari Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), pelaku UMKM, kelompok tani (Gapoktan), hingga kelompok budidaya tanaman pangan (Pokdatan). Sinergi ini, kata Ning Ita, menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.


"KKMP, UMKM, Gapoktan, Pokdatan kita libatkan semuanya yang berhubungan dengan ketahanan pangan," katanya.


Menurut Ning Ita, lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Nataru, oleh karena itu pemerintah hadir dengan intervensi yang tepat, termasuk melalui penyediaan bahan pokok dengan harga terjangkau.


"Menjelang libur Nataru, kecenderungan masyarakat demand nya lebih besar daripada kondisi normal, makanya diadakan gerakan pangan murah," jelasnya.


Ia menyebutkan bahwa GPM telah menjadi agenda rutin pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat.


Pewarta : Bang Ridw

Rabu, 10 Desember 2025

Kasus KDRT Warga Wonosari Surabaya, 10 Desember 2025 – Upaya Penegakan Hukum yang Humanis dan Responsif

 


Jatanraz24 - Surabaya - Kasus KDRT Warga Wonosari Surabaya, 10 Desember 2025 – Upaya penegakan hukum yang humanis dan responsif kembali ditunjukkan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Melalui unit khusus Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Polres Tanjung Perak / KP3 berhasil memfasilitasi mediasi damai dalam sebuah kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang melibatkan warga Wonosari. 


Penanganan kasus ini menekankan pendekatan restorative justice, yang mengutamakan pemulihan dan penyelesaian secara kekeluargaan tanpa harus melalui proses pengadilan yang panjang.Kasus KDRT yang dialami oleh warga Wonosari ini berhasil dimediasi dengan baik, di mana kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai. 


Mediasi ini disaksikan bpk Lasio sebagai RT dan bpk Nanang selaku RW, dan warga setempat dan perwakilan dari media Cyber New24 Gresik ,,disertai penanda tanganan surat pernyataan damai ,,,,""merupakan bagian dari komitmen Polres Tanjung Perak untuk memberikan perlindungan optimal bagi korban KDRT.


 Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT). UU ini melarang segala bentuk kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran dalam rumah tangga, serta mengamanatkan upaya pencegahan, perlindungan, dan pemulihan bagi korban berdamai.


Unit PPA Polres Tanjung Perak, sebagai garda terdepan dalam perlindungan perempuan dan anak, bertugas memberikan pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum dalam kasus-kasus KDRT.Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus mendorong masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kasus KDRT. 


Masyarakat dapat melaporkan kejadian langsung ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak atau unit pelayanan kepolisian terdekat. Selain itu, terdapat juga layanan pengaduan seperti SAPA 129 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang siap membantu


Pewarta : Noeradi

Selasa, 09 Desember 2025

Bupati Gresik Ingatkan Pesantren Waspada TBC



Jatanraz24 - Gresik - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, hadir sebagai narasumber dalam Seminar Kesehatan bertema “Jaga Diri, Jaga Lingkungan: Waspadai TBC Sebelum Menyebar”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik ini berlangsung di Gedung Nasional Indonesia (GNI) pada Selasa (9/12). 


Seminar ini diikuti oleh para Kepala Puskesmas serta perwakilan pondok pesantren se-Kabupaten Gresik.


Tujuan diadakannya seminar ini untuk memperluas edukasi tentang pencegahan TBC, sejalan dengan program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden. Melalui kolaborasi dengan PWI, diharapkan pesan kesehatan dapat menyebar lebih luas melalui pemberitaan yang akurat dan berkesinambungan.


Dalam paparannya, Bupati Yani menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap TBC, terutama di lingkungan padat seperti pesantren. 


“Pondok pesantren memiliki risiko penularan yang lebih tinggi. Karena itu, edukasi dan pencegahan harus terus dilakukan,” ujarnya.


Ia juga mengimbau wali santri untuk segera memeriksakan santri yang terindikasi gejala ke puskesmas terdekat. Bila fasilitas pemeriksaan belum tersedia, puskesmas tersebut akan mengirimkan sampel ke puskesmas yang telah memiliki alat deteksi TBC lengkap. 


Lebih lanjut Bupati Yani kembali menegaskan bahwa layanan TBC di Gresik aman dan bisa disembuhkan. 


“Yang pasti TB bisa sembuh. Saat ini ada 10 puskesmas dengan sistem one stop service yang menangani pemeriksaan TBC secara lengkap, gratis, dan tanpa perlu dirujuk ke RSUD Ibnu Sina,” jelasnya.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Mukhibatul Khusnah, menekankan bahwa Gresik menargetkan percepatan eliminasi TBC lebih awal. 


“Kami menargetkan pada tahun 2028 angka kasus turun menjadi 65 per 100 ribu penduduk. Saat ini masih berada pada 199 per 100 ribu penduduk. Maka upaya pencegahan harus dilakukan bersama-sama,” ungkapnya.


Dalam sesi tanya jawab, peserta menyoroti potensi kerja sama antara pemerintah dan perusahaan dalam pengentasan TBC. Peserta yang merupakan seorang pimpinan media online di Gresik itu menyampaikan data bahwa PT. Smelting berhasil mendampingi 950 pasien sejak 2019. 


Menanggapi hal itu, Kadinkes menjelaskan bahwa saat ini screening TBC juga telah dilakukan di sejumlah perusahaan oleh puskesmas sesuai wilayah kerja masing-masing. 


Ia juga menambahkan, “Beberapa waktu lalu kami bertemu sejumlah perusahaan termasuk PT. Smelting. Beberapa perusahaan tersebut juga menyatakan ingin berkontribusi dalam penanggulangan TBC. Tentu ke depan kami akan memperkuat kolaborasi yang baik ini.”


Di akhir kegiatan, Bupati Yani menyampaikan imbauan agar pesantren menjaga lingkungan tetap sehat, menyediakan pencahayaan dan ventilasi udara yang memadai, membatasi jumlah santri dalam satu kamar, serta membiasakan para santri untuk olahraga minimal 30 menit setiap hari. 


Pewarta : Bang Ridw 

Jumat, 05 Desember 2025

Pemkot Mojokerto Kirim Bantuan Makanan Siap Saji untuk Korban Bencana di Sumatra



Jatanraz24 - Kota Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto memberangkatkan bantuan kemanusiaan berupa makanan siap saji untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pengiriman dilakukan pada Jumat (5/12) malam dan dilepas langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.


Wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini menyampaikan harapan agar bantuan tersebut dapat meringankan beban warga terdampak. 


“Semoga bantuan dari masyarakat Kota Mojokerto bagi saudara kita yang sedang terkena musibah di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” tuturnya.


lebih lanut Ning Ita juga mendoakan agar berbagai bencana serupa tidak kembali terjadi di wilayah manapun se Indonesia di masa mendatang.


“Kita doakan semoga bencana yang serupa dan bencana apa pun tidak terjadi lagi di masa yang akan datang, termasuk di wilayah kota kita. Semoga semuanya diberikan kesehatan, keselamatan, dan terbebas dari segala musibah,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Mojokerto, Ganesh Pressiatantra menjelaskan bahwa bantuan yang dikirimkan berupa roti siap saji yang dihimpun dari donasi masyarakat. 


Bantuan tersebut mencapai kurang lebih 150 karton besar dan akan digabungkan dengan bantuan lain di BPBD Provinsi Jawa Timur sebelum didistribusikan ke tiga provinsi terdampak.


“Jumlah bantuan yang kami kirimkan kurang lebih hampir 150 karton besar roti siap saji, hasil donasi yang terkumpul dari masyarakat Kota Mojokerto,” ungkapnya.


Menurut Ganes, makanan siap saji dipilih karena kondisi di lokasi bencana saat ini juga mengalami krisis air bersih sehingga bantuan yang tidak membutuhkan proses pengolahan dinilai lebih tepat.


“Kenapa kita pilih makanan siap saji. Karena di sana juga krisis air bersih. Jadi kami siapkan yang tanpa diolah sehingga lebih tepat, baik makanan siap saji maupun bantuan lain yang bisa langsung digunakan,” katanya.


Tak hanya mengirimkan bantuan kemanusiaan, Pemkot Mojokerto bersama ribuan warga juga mendokan korban terdampak bencana dalam Dzikir Akbar yang digelar di Taman Bahari Mojopahit (TBM) pada Jumat (5/12) malam.


Pewarta : Bang Ridw 

Selasa, 02 Desember 2025

Bupati Gresik Raih Dua Penghargaan Bergengsi Pada Ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah



Jatanraz24 - Jakarta — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima penghargaan kategori kinerja pelaksanaan program strategis nasional fiskal sedang. Di antaranya sektor penyerapan tenaga kerja dan sektor peningkatan akses dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.


Penghargaan tersebut masing-masing diserahkan Menteri Tenaga Kerja Yassierli dan Direktur Utama Tempo Media Group Arif Zulkifli kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Di ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah tahun 2025 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Tempo Media Group, di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (1/12).


"Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Gresik. Tentunya menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan program konkret kepada masyarakat," ucap Gus Yani, sapaan akrab Bupati Fandi Akhmad Yani.


Bupati Yani mengatakan, penghargaan yang diraih Kabupaten Gresik telah melalui proses penilaian yang independen dari tim yang kompeten dengan melihat langsung kondisi di lapangan. Baik dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun peningkatan layanan kesehatan.


"Untuk penyerapan tenaga kerja dengan nilai 0,98 persen melampaui penurunan kesempatan kerja terendah hingga 0,35 persen. Sehingga menegaskan kemampuan Gresik dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat," ujarnya.


Bupati menambahkan, salah satu yang harus terus dijaga adalah daya saing industri Kabupaten Gresik sebagai kota industri. "Kami akan komitmen dan konsisten menjaga iklim investasi, agar dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional, dengan kemudahan perizinan dan nilai investasi yang semakin meningkat," ucapnya.


Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan melalui berbagai program strategis. Ada Rumah Sakit Sehati di selatan Gresik, termasuk pembangunan fasilitas baru seperti Gedung Rawat Jalan dan Diagnostik Terpadu RSUD Ibnu Sina untuk pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.


Selain itu, lanjut Gus Yani, Pemkab Gresik juga fokus pada peningkatan aksesibilitas di daerah terpencil seperti Pulau Bawean. Serta 29 dari 32 puskesmas di Kabupaten Gresik sekarang memiliki layanan rawat inap. Tidak hanya itu, masyarakat Kabupaten Gresik juga tercakup dalam Universal Health Coverage (UHC) yang telah mencapai 100 persen.


"Program-program ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ungkapnya.


Menurut penilaian, Kabupaten Gresik dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan yaitu 87,99 persen, serta layanan cek kesehatan gratis 98,98 persen. Seluruh puskesmas memiliki otonomi pengelolaan keuangan melebihi rata-rata 83,85 persen dan menerapkan layanan primer terintegrasi berbasis kluster di mana sudah sama dengan rata-rata kelompok yaitu 100 persen.


"Saya ucapkan terima kasih atas apresiasi ini, dan kami akan lebih semangat dalam melayani masyarakat dan mewujudkan daya saing daerah yang menjadi harapan warga Kabupaten Gresik," pungkasnya. 


Pewarta : Bang Ridw

TERBARU

Salah satu prinsip yang kerap dilanggar namun jarang disorot secara serius adalah larangan bagi wartawan untuk merangkap jabatan di lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun organisasi kemasyarakatan (ormas)

JT24 - Dunia jurnalistik dituntut menjaga marwah profesinya sebagai pilar keempat demokrasi. Salah satu prinsip yang kerap dilanggar namun ...