Jumat, 30 Januari 2026

LSM GMBI Distrik Gresik Gelar Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa, Dilanjutkan Doa Bersama

 


JT24 - GRESIK – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Gresik menggelar kegiatan santunan anak yatim dan kaum dhuafa yang dirangkaikan dengan doa bersama, bertempat di Kantor Sekretariat LSM GMBI Distrik Gresik, pada Jumat (30/1/2026).


Kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen LSM GMBI Distrik Gresik dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah Kabupaten Gresik. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota LSM GMBI, serta para penerima santunan.


Santunan yang diberikan berupa bantuan kebutuhan pokok dan uang tunai sebagai wujud nyata solidaritas sosial. Selain itu, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, serta kemajuan bangsa dan daerah, khususnya Kabupaten Gresik.


UDIN,Selaku Ketua LSM GMBI Distrik Gresik dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi, namun juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara organisasi dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa LSM GMBI akan terus hadir di tengah masyarakat dengan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat.


“Melalui kegiatan santunan dan doa bersama ini, kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.


Para penerima santunan tampak antusias dan mengucapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar, yang menilai bahwa peran organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam membantu meningkatkan kesejahteraan sosial.


Dengan adanya kegiatan ini, LSM GMBI Distrik Gresik berharap dapat terus berkontribusi positif serta menjadi jembatan antara kepedulian sosial dan kebutuhan masyarakat yang kurang mampu.


Pewarta : Sunarti

Senin, 26 Januari 2026

Natal Bersama BAMAG Gresik, Merajut Harmoni Menuju Gresik Lebih Maju


JN24 - Gresik - Mengusung tema “Mewujudkan Harmoni Antar Umat Beragama Menuju Gresik Lebih Maju”, Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Gresik menggelar perayaan Natal bersama di Graha Kartini Ballroom, Senin (26/1/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Dandim Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Ketua Panitia Natal Agustin Halomoan Sinaga, Ketua Umum BAMAG Pdt. Royke William David, serta sejumlah tokoh agama lainnya.


Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif Dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga keberagaman sebagai identitas sekaligus kekuatan utama dalam pembangunan Kabupaten Gresik.


“Gresik adalah rumah bagi banyak suku, agama, dan budaya. Keberagaman ini adalah kekayaan kita, dan tugas kita bersama adalah menjaga agar keberagaman itu menjadi sumber kekuatan, bukan perpecahan,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa keharmonisan antar umat beragama harus melampaui sekadar toleransi. Menurutnya, sikap saling menghargai dan saling membantu antar warga akan menjadi katalisator bagi kelancaran pembangunan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan.


“Harmoni antar umat beragama bukan sekadar toleransi. Lebih dari itu, kita saling menghargai, saling memahami, dan saling membantu. Gresik yang maju adalah Gresik yang bersatu, di mana setiap warganya merasa aman, dihargai, dan nyaman hidup berdampingan,” tambahnya.


Pemerintah Kabupaten Gresik juga memberikan apresiasi kepada BAMAG Kabupaten Gresik atas kontribusinya dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui penguatan dialog antar umat beragama.


“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAMAG Kabupaten Gresik. Peran aktif dalam membangun komunikasi antar umat beragama, mendukung dialog, dan menebarkan kedamaian sangatlah berharga,” jelas dr. Alif.


Lebih lanjut dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat dan para tokoh agama untuk terus bersinergi dalam menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Gresik yang lebih maju di masa depan.


Sementara itu, Ketua Panitia Natal 2025, Agustin Halomoan Sinaga, menyampaikan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Gresik dan para donatur, sehingga kegiatan perayaan Natal bersama dapat berjalan dengan lancar dan sukses.


“Tahun ini adalah tahun kelima saya menjalankan tugas ini. Kami bersyukur bisa mendapatkan fasilitas yang memadai untuk jemaat. Terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi,” ungkap Sinaga. 


Pewarta : Bang Ridw

Jumat, 23 Januari 2026

Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan, Warga Dusun Wonokerto Gotong Royong Bersihkan Lapangan MI Alkhoiriyah


JN24  - GRESIK – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan, warga Dusun Wonokerto, Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, menggelar kegiatan gotong royong membersihkan dan membenahi lapangan sekolah MI Alkhoiriyah, Sabtu (24/1/2026) pagi, mulai pukul 06.30 WIB.


Kegiatan kerja bakti ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kaum bapak hingga ibu-ibu rumah tangga yang turut andil secara aktif. Sejumlah ibu terlihat membantu menumpuk batu paving, merapikan susunan, serta menata area lapangan agar lebih rapi dan layak digunakan.


Gotong royong tersebut dilakukan sebagai upaya memperbaiki kondisi lapangan sekolah yang selama ini kurang optimal, terutama saat musim penghujan. Lapangan MI Alkhoiriyah kerap tergenang air dan menjadi licin, sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan olahraga maupun pembelajaran luar kelas.


Kepala MI Alkhoiriyah, Suharti, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian serta partisipasi warga Dusun Wonokerto dalam mendukung fasilitas pendidikan di sekolahnya.


“Kerja bakti ini sangat membantu sekolah kami. Selama musim hujan, lapangan sering tidak bisa digunakan karena licin dan tergenang air. Dengan adanya gotong royong dari warga, kami berharap lapangan ini bisa kembali dimanfaatkan oleh siswa untuk kegiatan belajar, olahraga, dan kegiatan sekolah lainnya,” ujarnya.


Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Dusun Wonokerto, Sukani, A.Ma, yang menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah dan masyarakat.


“Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Melalui gotong royong ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata agar anak-anak bisa belajar dan beraktivitas di lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan mendukung perkembangan mereka,” katanya.


Dalam kegiatan tersebut, warga bersama pihak sekolah membersihkan area lapangan, meratakan permukaan tanah, menata paving, serta memperbaiki lingkungan sekitar guna meminimalisir genangan air saat hujan turun.


Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong ini, diharapkan lapangan MI Alkhoiriyah dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh siswa-siswi untuk kegiatan pembelajaran di luar kelas, olahraga, serta berbagai aktivitas positif lainnya yang menunjang proses pendidikan.


Pewarta : Suwono

Jumat, 09 Januari 2026

Diduga kejar Jambret Berujung Maut, Motor Hantam Tiang di Pamekasan



JT24 - Pamekasan, diduga berupaya mempertahankan barang dari tangan penjambret berubah menjadi petaka. Sepeda motor yang ditumpangi empat orang menghantam tiang penyangga toko di Jalan Raya Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Rabu siang tgl 7 januari 2026 kemarin.


Kecelakaan tunggal yang terjadi kemarin sekitar pukul 11.00. Motor bernopol M 3863 CC melaju dari arah barat ke timur di jalan lokal yang menikung dan menurun. Mengakibatkan satu penumpang sepeda motor harus meregang nyawa atas insiden tersebut. 


Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan Ipda Slamet Riyadi menyebutkan, insiden itu diawali dugaan penjambretan di jalan. Motor korban tiba tiba dipepet dari samping kanan oleh kendaraan pelaku dari belakang. 


Selanjutnya tas milik korban atau penumpang ditarik oleh terduga pelaku  yang menyebabkan korban kehilangan kendali," kata Slamet.


Dalam kondisi panik, pengendara berusaha menguasai laju motor. Namun kendaraan justru oleng dan keluar jalur. Kemudian motor yang dikemudikan Halimatus Sakdiyah 26 tahun, dan pada saat kejadian tersebut juga membonceng Sumriyeh 60 tahun, Alfian, 7 tahun, serta Kayla, balita 18 bulan menghantam tiang penyangga Toko Almira, milik Tuplihah di sisi selatan jalan, maka benturan keras tak terhindarkan.


Akibat kecelekaan itu, Sumriyeh 60 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pengemudi serta dua penumpang lainnya mengalami luka ringan. 


"Ini laka tunggal. Faktor kecelekaan diduga karena kelengahan pengemudi setelah insiden tersebut," tegas Slamet. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 15 juta. 


Petugas Satlantas Polres Pamekasan langsung melakukan olah TKP, mengevakuasi kendaraan, serta mengamankan barang bukti ke Unit Laka. 


Sampai Saat ini, polisi masih mendalami dugaan penjambretan yang memicu kecelakaan maut tersebut. Penyelidikan lanjutan masih dilakukan untuk mengungkap pelaku yang kabur.


Pewarta : Bang Ridw

TERBARU

Salah satu prinsip yang kerap dilanggar namun jarang disorot secara serius adalah larangan bagi wartawan untuk merangkap jabatan di lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun organisasi kemasyarakatan (ormas)

JT24 - Dunia jurnalistik dituntut menjaga marwah profesinya sebagai pilar keempat demokrasi. Salah satu prinsip yang kerap dilanggar namun ...