JT24 - Pamekasan, diduga berupaya mempertahankan barang dari tangan penjambret berubah menjadi petaka. Sepeda motor yang ditumpangi empat orang menghantam tiang penyangga toko di Jalan Raya Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Rabu siang tgl 7 januari 2026 kemarin.
Kecelakaan tunggal yang terjadi kemarin sekitar pukul 11.00. Motor bernopol M 3863 CC melaju dari arah barat ke timur di jalan lokal yang menikung dan menurun. Mengakibatkan satu penumpang sepeda motor harus meregang nyawa atas insiden tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan Ipda Slamet Riyadi menyebutkan, insiden itu diawali dugaan penjambretan di jalan. Motor korban tiba tiba dipepet dari samping kanan oleh kendaraan pelaku dari belakang.
Selanjutnya tas milik korban atau penumpang ditarik oleh terduga pelaku yang menyebabkan korban kehilangan kendali," kata Slamet.
Dalam kondisi panik, pengendara berusaha menguasai laju motor. Namun kendaraan justru oleng dan keluar jalur. Kemudian motor yang dikemudikan Halimatus Sakdiyah 26 tahun, dan pada saat kejadian tersebut juga membonceng Sumriyeh 60 tahun, Alfian, 7 tahun, serta Kayla, balita 18 bulan menghantam tiang penyangga Toko Almira, milik Tuplihah di sisi selatan jalan, maka benturan keras tak terhindarkan.
Akibat kecelekaan itu, Sumriyeh 60 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pengemudi serta dua penumpang lainnya mengalami luka ringan.
"Ini laka tunggal. Faktor kecelekaan diduga karena kelengahan pengemudi setelah insiden tersebut," tegas Slamet. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 15 juta.
Petugas Satlantas Polres Pamekasan langsung melakukan olah TKP, mengevakuasi kendaraan, serta mengamankan barang bukti ke Unit Laka.
Sampai Saat ini, polisi masih mendalami dugaan penjambretan yang memicu kecelakaan maut tersebut. Penyelidikan lanjutan masih dilakukan untuk mengungkap pelaku yang kabur.
Pewarta : Bang Ridw


Tidak ada komentar:
Posting Komentar